Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mens Rea Apa Artinya? Viral Tema Stand Up Pandji Pragiwaksono yang Sentil Raffi Ahmad hingga Gibran

Syahaamah Fikria • Senin, 5 Januari 2026 | 20:08 WIB
Pandji Pragiwaksono.
Pandji Pragiwaksono.

RADARSOLO.COM – Nama Pandji Pragiwaksono kembali menjadi buah bibir di jagat maya. Spesial show terbarunya yang bertajuk "Mens Rea" sukses melesat ke peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix Indonesia per Senin (5/1/2026).

Tayangan yang dirilis sejak 27 Desember 2025 ini menarik perhatian publik bukan hanya karena keberaniannya melakukan roasting, tapi juga karena pemilihan judulnya yang sarat akan makna hukum.

Dalam pertunjukan tanpa sensor tersebut, Pandji lewat stand up comedy menyampaikan kritik sosial-politik yang tajam.

Ia menguliti berbagai isu pasca Pemilu 2024 hingga menyentil nama-nama besar yang selama ini dianggap "kebal" sentilan.

Sentil Raffi Ahmad hingga Ekspresi Gibran

Salah satu momen yang paling viral adalah saat Pandji membahas isu jenderal polisi yang terlibat bisnis narkoba dengan omzet mencapai Rp100 miliar.

Pandji berkelakar bahwa uang hasil kejahatan tersebut diputar ke sepuluh bisnis berbeda milik satu orang agar mudah dikelola.

"Raffi Ahmad? Apaan sih lu. Lu gila ya? Kok Raffi Ahmad, woi temen gue itu," cetus Pandji merespons teriakan salah satu penonton yang mencoba menebak sosok yang dimaksud.

Tak hanya Raffi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga tak luput dari bidikan satirennya.

Pandji secara jenaka me-roasting ekspresi wajah Gibran yang dinilainya tampak seperti orang mengantuk.

Ia membandingkan bagaimana masyarakat sering kali memilih pemimpin hanya berdasarkan tampilan fisik, mulai dari Ganjar yang dinilai ganteng, Anies yang manis, hingga Prabowo dengan label "gemoy".

 

Apa Itu Mens Rea?

Banyak penonton penasaran dengan arti Mens Rea. Istilah ini sebenarnya sudah mengendap di benak Pandji sejak ia menjadi mentor di SUCI IX beberapa tahun lalu.

Lantas, apa signifikansinya dalam dunia hukum?

1. Niat Jahat sebagai Sikap Batin

Secara terminologi hukum, Mens Rea adalah sikap batin pelaku saat melakukan tindak pidana.

Mengutip dari berbagai sumber hukum, Mens Rea mencakup elemen kesengajaan (niat), kelalaian yang disengaja, atau pengetahuan yang patut.

Prinsip utamanya merujuk pada adagium Latin: "Actus non facit reum nisi mens sit rea".

Yang artinya suatu perbuatan tidak membuat seseorang bersalah kecuali jika pikirannya memang jahat.

2. Pasangan dari Actus Reus

Dalam hukum pidana, seseorang tidak bisa dipidana hanya karena perbuatannya saja.

Harus ada dua unsur yang terpenuhi:

Actus Reus: Unsur lahiriah atau perbuatan fisik yang dilarang.

Mens Rea: Unsur batiniah atau niat jahat di balik perbuatan tersebut.

3. Tolok Ukur Pertanggungjawaban Pidana

Mens Rea menjadi kunci untuk menentukan jenis hukuman.

Sebagai contoh, dalam kasus hilangnya nyawa seseorang:

Jika dilakukan dengan niat membunuh, maka Mens Rea-nya adalah mind guilty (pikiran bersalah).

Jika terjadi karena kecelakaan (kelalaian), maka dakwaannya akan berbeda karena niat batinnya bukan untuk membunuh.

Materi dalam spesial show Pandji ini dinilai sangat relevan dengan carut-marut perpolitikan Indonesia saat ini.

Melalui Mens Rea, Pandji tidak hanya mengajak penonton tertawa lewat komedi observasi, tetapi juga membedah "niat-niat" di balik kebijakan atau perilaku pejabat publik yang sering kali meresahkan masyarakat. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #netflix #pandji pragiwaksono #gibran rakabuming raka #mens rea #stand up comedy #raffi ahmad