RADARSOLO.COM - Nama Aurelie Moeremans kembali menjadi sorotan publik seiring ramainya perbincangan mengenai buku memoar terbarunya, Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, yang resmi dirilis pada 10 Oktober 2025.
Buku ini menyita perhatian karena memuat pengakuan jujur Aurelie tentang pengalaman traumatisnya sebagai korban child grooming sejak usia 15 tahun.
Seiring popularitas buku Broken Strings Aurelie Meremans, muncul berbagai spekulasi di media sosial terkait sosok pria dewasa yang disebut dengan nama samaran “Bobby” dalam kisah tersebut.
Benarkah Aurelie Pernah Menikah? Isu Mantan Suami Mencuat
Di tengah perbincangan yang berkembang, beredar isu bahwa seorang aktor sekaligus musisi bernama Roby Tremonti disebut-sebut sebagai mantan suami Aurelie Moeremans dan dikaitkan dengan cerita dalam Broken Strings Aurelie Meremans.
Namun, Aurelie secara tegas membantah kabar tersebut.
Baca Juga: Apa Kaitannya Joshua Suherman dan Aurelie Moeremans? Dibahas Netizen Usai Rilis Buku Broken Strings
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menikah sebelumnya, termasuk dengan Roby Tremonti.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan asumsi liar yang berkembang dan merespons tudingan negatif yang beredar luas di dunia maya.
Nama Roby Tremonti diduga sebagai Bobby, Ini Faktanya
Roby Tremonti sempat ikut menjadi sorotan setelah sejumlah warganet menduga dirinya adalah sosok “Bobby” yang digambarkan dalam buku Broken Strings Aurelie Meremans. Dugaan tersebut pun memicu respons dari Roby.
Ia secara terbuka menyatakan bahwa tuduhan itu tidak benar dan menilai spekulasi tersebut sebagai fitnah yang berpotensi mencoreng nama baik serta kariernya di industri hiburan.
Profil Roby Tremonti: Aktor Sekaligus Musisi
Roby Tremonti lahir pada 30 Oktober, 46 tahun lalu. Ia dikenal sebagai aktor, musisi, sekaligus gitaris yang telah lama berkecimpung di dunia hiburan Tanah Air.
Popularitasnya meningkat setelah memerankan tokoh Rohmat dalam sinetron Amanah Wali 4.
Di luar akting, Roby juga aktif di dunia musik sebagai gitaris Matari Band. Ia sempat merilis lagu solo berjudul Hanya Sedetik Saja pada 2017.
Aktor berzodiak Scorpio ini diketahui memeluk agama Katolik dan cenderung menjaga kehidupan pribadinya tetap tertutup.
Meski begitu, ia sesekali membagikan momen kebersamaan dengan anaknya melalui akun Instagram @robytremonti.
Deretan Film dan Serial yang Dibintangi Roby
Dalam dunia perfilman, Roby Tremonti telah terlibat dalam berbagai proyek layar lebar, di antaranya Naga Bonar Reborn, Mama: Pesan dari Neraka (2025), serta Tenung (2025) garapan sutradara Rizal Mantovani, di mana ia memerankan karakter Fial.
Film Tenung sendiri mengangkat kisah horor bernuansa emosional tentang kutukan keluarga dan perjuangan seorang ibu. Selain itu, Roby juga terlibat dalam film BONNIE yang dirilis pada 2024.
Untuk serial televisi, Roby turut membintangi serial Kupu Malam sebagai Anton.
Karakter tersebut begitu melekat hingga warganet kerap memanggilnya “Anton” di kolom komentar media sosialnya.
Kehidupan Pribadi Roby Pasca Perceraian
Dalam kehidupan personal, Roby Tremonti memilih untuk tidak banyak mengumbar urusan rumah tangga maupun kisah asmara.
Ia diketahui telah bercerai dan sejak itu lebih fokus pada karier serta kehidupan pribadinya.
Aurelie Moeremans dan Kehidupan Rumah Tangga Saat Ini
Sementara itu, Aurelie Moeremans kini telah menata hidup baru. Ia resmi menikah dengan Tyler Bigenho pada 30 Desember 2024.
Keduanya dikenal saling mendukung, baik dalam kehidupan pribadi maupun karier masing-masing.
Dukungan Tyler disebut Aurelie sangat berarti, terutama saat ia memutuskan menuliskan kisah masa lalunya yang penuh luka dalam Broken Strings Aurelie Meremans.
Dalam beberapa unggahan, Aurelie mengungkap rasa bangga sang suami atas keberaniannya berbagi cerita kepada publik.
Broken Strings dan Sorotan Isu Child Grooming
Buku Broken Strings Aurelie Meremans menyoroti pengalaman Aurelie saat masih remaja ketika berinteraksi dengan seorang pria dewasa yang menggunakan pendekatan manipulatif secara perlahan.
Praktik child grooming tersebut digambarkan sebagai relasi yang awalnya terlihat penuh perhatian, namun berujung pada eksploitasi emosional.
Memoar ini memantik diskusi luas tentang bahaya child grooming dan pentingnya kesadaran publik terhadap relasi tidak sehat yang kerap luput dari pengawasan.
Aurelie berharap bukunya dapat menjadi peringatan sekaligus sumber kekuatan bagi para penyintas lain.
Lebih dari sekadar kisah pribadi, Broken Strings diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sosial tentang perlindungan anak dan kesehatan mental.(np)
Editor : Nur Pramudito