Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dugaan Pelecehan Mohan Hazian Masuk Babak Serius, Shira Media Putus Kontrak hingga Blak-blakan Sebut Hal Ini

Syahaamah Fikria • Senin, 9 Februari 2026 | 17:59 WIB
Pernyataan Shira Media yang putus kerja sama dengan Mohan Hazian usai kasus viral dugaan pelecehan. 
Pernyataan Shira Media yang putus kerja sama dengan Mohan Hazian usai kasus viral dugaan pelecehan. 

RADARSOLO.COM – Gelombang reaksi terhadap dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama kreator sekaligus owner brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian terus meluas.

Setelah isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadikan namanya trending di platform X, penerbit Shira Media Group akhirnya mengambil langkah tegas dengan memutus seluruh kerja sama dengan yang bersangkutan.

Keputusan tersebut diumumkan secara terbuka oleh Shira Media melalui akun resmi X @shiramediagroup pada Senin, 9 Februari 2026.

Dalam pernyataan resminya, Shira Media menegaskan sikap mereka terhadap dugaan kekerasan seksual yang kini tengah menjadi sorotan publik.

Shira Media Hentikan Seluruh Aktivitas Komersial

Dalam unggahan tersebut, Shira Media menyatakan bahwa karya Mohan Hazian memang pernah diterbitkan oleh mereka.

Namun, menyusul mencuatnya dugaan pelecehan seksual, penerbit mengambil sikap untuk menghentikan seluruh bentuk kerja sama.

“Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan,” tulis Shira Media dalam pernyataannya di akun X @shiramediagroup.

Tidak hanya menghentikan penerbitan, Shira Media juga memutus seluruh aktivitas komersial yang berkaitan dengan buku karya Mohan Hazian, termasuk rencana jangka panjang.

“Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian. Ini mencakup pencetakan ulang, distribusi, promosi, serta kerja sama penerbitan di masa mendatang. Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran,” lanjut pernyataan tersebut.

Langkah ini menjadikan Shira Media sebagai salah satu pihak pertama dari industri kreatif yang secara terbuka menyatakan pemutusan hubungan kerja sama menyusul kasus viral tersebut.

 

Netizen Dukung Sikap Tegas Shira Media

Sikap tegas Shira Media langsung menuai respons luas dari netizen.

Banyak pengguna media sosial menyampaikan apresiasi karena penerbit dinilai berpihak pada korban dan tidak bersikap abu-abu.

Sejumlah komentar dukungan bermunculan di kolom balasan unggahan Shira Media.

"Respect buat Shira Media yg ambil sikap tegas & berpihak pada korban.Langkah ini penting & patut diikuti yg lainnya untuk memutus impunitas & menegaskan: kekerasan seksual TIDAK DITOLERANSI di ruang apa pun!" komen @sis*****.

"Mantap langsung sebut nama, gaada ampun buat rapist + pedo. Biarin tenggelem² dah tuh kapal," tulis @nnd*****.

Namun, ada juga netizen yang mempertanyakan, apakah dugaan kasus pelecehan itu sudah terbukti, sehingga Shira Media langsung mengambil sikap tegas.

"Gmn yaa rada takut mau speak up. Tp praduga tak bersalahnya itu lho. Emang udah nyata2 ya ini?" kata @lel*****.

Kronologi Dugaan Pelecehan yang Viral

Kasus ini mencuat setelah seorang perempuan yang mengaku sebagai model mengunggah pengakuan panjang di akun X @aarummanis pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam utas tersebut, korban membeberkan pengalaman yang disebutnya sebagai dugaan pelecehan seksual oleh owner brand lokal terkenal berinisial M, yang kemudian dikaitkan oleh netizen dengan sosok Mohan Hazian.

Menurut pengakuan korban, peristiwa itu terjadi saat sesi pemotretan.

Situasi disebut berubah dari rencana awal hingga korban merasa berada dalam kondisi yang tidak aman.

“Saya ditinggal sendiri bersama owner M. Awalnya saya pikir mau makan di luar, tapi tiba-tiba dibawa kembali ke area photoshoot. Saya mulai curiga,” tulis korban, dikutip Senin (9/2/2026).

Korban juga mengungkapkan adanya tekanan psikologis berat dan rasa takut yang dialaminya saat berada di lokasi tersebut.

“Owner M semakin agresif. Saya berpikir kalau melawan, dia akan lebih kasar. Saat itu, saya 90 persen yakin saya akan diperkosa,” lanjutnya.

Dalam pengakuannya, korban menyebut telah berulang kali menolak, namun situasi tetap membuatnya merasa terancam dan tidak berdaya.

Hingga kini, kasus dugaan pelecehan seksual tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Shira Media #viral #mohan hazian #pelecehan