Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral di TikTok Video Teh Pucuk 17 Menit setelah 1 Menit 50 Detik, Kenapa Ramai Dicari Warganet?

Nur Pramudito • Senin, 16 Februari 2026 | 10:49 WIB
Netizen heboh berburu link video viral Teh Pucuk 17 menit di media sosial. Waspadai ancaman phising dan risiko hukum UU ITE.
Netizen heboh berburu link video viral Teh Pucuk 17 menit di media sosial. Waspadai ancaman phising dan risiko hukum UU ITE.

RADARSOLO.COM - Jagat media sosial tengah diramaikan dengan pencarian video bertajuk “Teh Pucuk durasi 17 menit” yang viral di TikTok dan Facebook.

Selain versi panjang, potongan video berdurasi 1 menit 50 detik juga ikut beredar dan memicu rasa penasaran publik.

Kata kunci terkait video tersebut sempat mendominasi kolom pencarian hingga FYP TikTok.

Banyak warganet bertanya-tanya mengenai isi video dan alasan di balik viralnya konten berdurasi 17 menit itu.

Dikutip dari akun @azzam, potongan video yang beredar hanya memperlihatkan seorang perempuan dan laki-laki yang berbincang santai.

Dalam tayangan tersebut, pria itu sempat memberikan segelas minuman kepada perempuan yang bersamanya.

Setelah itu, keduanya melanjutkan percakapan tanpa ada adegan mencolok atau peristiwa yang mengundang kontroversi.

Video berdurasi 17 menit itu dikabarkan telah ditonton ratusan ribu kali. Salah satu unggahan bahkan disebut menembus lebih dari 401,4 ribu tayangan.

Meski demikian, sejumlah warganet menilai isi videonya tergolong biasa dan tidak sesuai dengan ekspektasi yang terbangun di media sosial.

Diduga, viralnya video ini dipicu narasi yang tidak utuh dan sengaja dibuat menggantung sehingga memancing rasa ingin tahu publik.

Sebelum versi 17 menit ramai diperbincangkan, potongan 1 menit 50 detik lebih dulu beredar tanpa penjelasan yang jelas.

Banyak akun membagikan cuplikan tanpa konteks, sehingga memicu spekulasi di kolom komentar.

Fenomena ini menunjukkan bahwa potongan video sederhana pun bisa menjadi viral apabila dibarengi judul atau narasi yang memancing rasa penasaran, meskipun isi aslinya tidak seheboh yang dibayangkan.

Ancaman Phishing dan Risiko Keamanan

Di balik ramainya pencarian, muncul pula ancaman kejahatan siber.

Sejumlah oknum memanfaatkan momentum viral ini dengan menyebarkan tautan palsu yang diklaim sebagai link video Teh Pucuk 17 menit\

Tautan tersebut diduga mengarah pada praktik phishing, penyebaran malware, hingga pencurian data pribadi.

Hasil penelusuran menunjukkan sebagian besar link justru membawa pengguna ke situs penuh iklan berbahaya atau jebakan unduhan file mencurigakan.

Rasa takut ketinggalan tren atau Fear of Missing Out (FOMO) membuat sebagian orang tetap tergoda untuk mengkliknya.

Beberapa platform yang kerap digunakan untuk menyebarkan tautan berisiko antara lain grup Telegram dengan ancaman phishing dan malware tingkat sangat tinggi, link di Twitter (X) yang berpotensi berisi scam dan iklan judi, hingga situs shortlink yang rawan pencurian cookie.

Sementara di TikTok, mayoritas berbentuk konten clickbait yang tetap perlu diwaspadai.

Secara umum, risiko kebocoran data dari link semacam ini sangat tinggi dan tidak disarankan untuk diakses.

Browser modern biasanya akan menampilkan peringatan apabila sertifikat keamanan situs tidak valid.

Implikasi Hukum dan Dampak Psikologis

Penyebaran konten dewasa atau informasi bohong melalui tautan video viral juga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Berdasarkan Pasal 27 ayat 1 UU ITE, pelaku dapat terancam hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda hingga Rp1 miliar.

Selain risiko pidana, paparan konten sensasional secara berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan mental.

Konsumsi informasi viral tanpa kontrol berpotensi memicu stres, kecemasan, hingga menurunkan produktivitas.

“Kesehatan mental lebih penting daripada sekadar mengikuti tren yang cepat hilang,” demikian peringatan dari sumber terkait.

Tips Aman Menghindari Link Berbahaya

Agar terhindar dari ancaman siber, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

Meski algoritma media sosial semakin canggih dalam menyaring konten berbahaya, kewaspadaan pengguna tetap menjadi perlindungan utama agar terhindar dari phishing, malware, maupun jerat hukum akibat penyebaran konten ilegal.(np)

Editor : Nur Pramudito
#video teh pucuk viral #viral #17 menit #Video Teh Pucuk #teh pucuk #video viral #1 menit 50 deik