Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

“Cilor Mau Cilor” Apa Artinya? Viral Disalahpahami KNetz Jadi Pelecehan saat Perang dengan SEAblings, INetz: Sotoy Banget, Hoaks!

Syahaamah Fikria • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:34 WIB
Cuitan @ChelvinSanjaya2, me-repost unggahan KNetz  yang salah mengartikan cilor hingga menuding konten kreator Indonesia melakukan pelecehan (foto kiri). Cilor, jajanan asal Indonesia (foto kanan)
Cuitan @ChelvinSanjaya2, me-repost unggahan KNetz yang salah mengartikan cilor hingga menuding konten kreator Indonesia melakukan pelecehan (foto kiri). Cilor, jajanan asal Indonesia (foto kanan)

RADARSOLO.COM - Nama jajanan khas Indonesia “cilor” mendadak viral, setelah meme “cilor mau cilor?” yang muncul dari komunitas SEAblings disalahpahami oleh netizen Korea (KNetz) sebagai tindakan pelecehan seksual.

Awal mula istilah ini muncul berkaitan dengan perang online antara KNetz dan komunitas SEAblings, sebutan bagi netizen Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand.

Perang digital ini terjadi setelah sejumlah KNetz menyinggung netizen Indonesia dengan komentar bernada rasis di berbagai platform media sosial.

Sebagai bentuk humor dan parodi, netizen Indonesia membalas dengan kalimat “cilor mau cilor?”, menggunakan nama jajanan khas Indonesia, cilor (aci telur), untuk meredam ketegangan.

Meme ini semula hanya bersifat sarkastik dan bercanda, tanpa maksud seksual atau pelecehan.

Namun, kesalahpahaman terjadi ketika beberapa KNetz menafsirkan kata “cilor” secara keliru.

Tuduhan ini semakin meluas setelah akun X @aina0660 menuding kreator konten Indonesia, Jang Jiboy, melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Korea.

Dalam narasi yang beredar, Jang Jiboy disebut merekam mahasiswi di dalam bus sambil mengucapkan kalimat “Ni mau cilor” yang diterjemahkan secara bebas sebagai pelecehan seksual.

“Kami mengungkap kasus Jang Bijoy, seorang pria Indonesia yang bekerja di Seyang Natural Aechang yang melakukan pelecehan seksual dan merekam seorang gadis Korea di bawah umur,” tulis akun @aina0660.

"Setelah merekam para mahasiswi di dalam bus, dia bertanya kepada mereka dalam bahasa Indonesia, 'Ni cilor mau (Apakah kamu mau memakan alat k***minku)'?" imbuh akun itu, yang mengartikan cilor secara bebas.

Cuitan tersebut memicu gelombang kritik dari publik Tanah Air karena menilai KNetz justru menyebarkan hoaks gegara mengartikan cilor dengan tidak benar.

Netizen Indonesia alias INetz pun ramai-ramai menjelaskan konteks sebenarnya di kolom komentar maupun utas X.

Mereka menekankan bahwa cilor adalah makanan ringan berbahan tepung kanji yang dibalut telur, populer di sekolah dan pasar tradisional Indonesia.

Mereka juga menyebut, meme “cilor mau cilor” muncul sebagai bentuk ejekan ringan terhadap KNetz dan cara menghindari komentar negatif secara kreatif.

Beberapa komentar netizen Indonesia menegaskan makna meme tersebut:

“Kalimat ‘cilor mau cilor’ sebenarnya adalah meme yang lahir ketika netizen Indonesia menghadapi hujatan dari KNetz terhadap wanita Indonesia di media sosial. Artinya bukan pelecehan, melainkan respon sarkastik dan humor untuk meredam ketegangan,” tulis akun @lor***** di X, Selasa (17/2/2026).

"Cilor itu adalah sebuah makanan dari indonesia..Disini konteksnya mengapa orang indonesia bilang "cilor mau cilor" itu artinya dia sudah malas menanggapi omongan orang (knetz) dan lebih memilih menawarkan makan dengan maksud agar kalian diam, dari pada menjawab omongan knetz," tulis @src*****.

"Kalimat, "Cilor mau cilor?" Itu bermakna : gue gak peduli sama kalian, mending gue makan cilor. Kalian mau juga cilor? Kalau kalian masih gak paham juga, lebih baik jangan mengaku pendidikan tinggi," komen @bin*****.

"Sotoy banget, padahal udah serius baca pelecehan seksual, kirain beneran. Taunya asbun. Alaah Korea hoaks," kata @cala*****.

Hingga kini, “cilor mau cilor” tetap jadi salah satu meme dan humor favorit netizen Indonesia dalam merespons tekanan sosial dan komentar rasis dari KNetz.

Di tengah fenomena perang komentar KNetz vs SEAblings yang masih berlangsung di medsos. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #KNetz VS SEAblings #pelecehan #cilor #jajanan #Knetz