RADARSOLO.COM - Klarifikasi Teuku Rassya akhirnya menjawab berbagai spekulasi publik terkait kehadiran Tamara Bleszynski dalam pernikahannya dengan Cleantha Islan.
Momen bahagia tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan, bukan hanya soal prosesi, tetapi juga posisi sang ibu yang dianggap berbeda dari dugaan banyak orang.
Dalam acara pernikahan tersebut, Tamara Bleszynski terlihat hadir dengan busana hitam sederhana.
Penampilannya tampak berbeda dibanding keluarga inti lain yang kompak mengenakan kebaya berwarna biru, sehingga memicu berbagai reaksi dari warganet.
Saat prosesi akad berlangsung, Teuku Rassya terlihat didampingi oleh ayahnya, Teuku Rafly, bersama ibu sambungnya, Nurah Syahfirah.
Hal ini semakin memunculkan asumsi publik mengenai hubungan Rassya dengan ibunya.
Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Teuku Rassya memberikan klarifikasi melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa tidak mungkin dirinya mengundang sang ibu hanya sebagai tamu dalam pernikahan tersebut.
“Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?” tulisnya.
Sebagai bukti, Rassya juga membagikan rundown acara pernikahan yang menunjukkan bahwa Tamara Bleszynski memiliki peran penting, mulai dari prosesi sungkeman hingga resepsi bersama keluarga inti.
Rassya juga menjelaskan alasan di balik perbedaan busana yang sempat menjadi sorotan.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal telah direncanakan pembuatan baju seragam untuk ibunya. Namun, rencana tersebut sempat berubah.
Menurutnya, Tamara awalnya memilih untuk mempercayakan pembuatan busana kepada sahabatnya di Bali.
Sayangnya, kondisi kesehatan sang sahabat menurun, sehingga di waktu mendekati acara, Tamara meminta bantuan pihak keluarga untuk mencarikan penjahit pengganti.
Perubahan mendadak tersebut ternyata menimbulkan miskomunikasi dalam tim penyelenggara.
Akibatnya, saat proses briefing menjelang acara, terdapat informasi yang belum diperbarui sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
Rassya menjelaskan bahwa istrinya, Cleantha Islan, bahkan turun langsung mencari penjahit serta mengoordinasikan pembuatan busana untuk akad dan resepsi.
Namun, karena keterbatasan waktu dan komunikasi yang kurang sinkron, terjadi kekeliruan informasi.
Selain itu, Rassya juga mengungkap bahwa ibunya berada di Bali dan baru tiba di Jakarta menjelang acara, sehingga proses fitting dilakukan dalam waktu yang sangat singkat sesuai kesepakatan sebelumnya.
Untuk mempertegas kedekatan mereka, Rassya turut membagikan isi pesan pribadinya kepada Tamara Bleszynski.
Dalam pesan tersebut, ia memohon agar sang ibu tetap hadir di momen penting dalam hidupnya.
Di akhir klarifikasinya, Teuku Rassya mengimbau publik agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Ia berharap masyarakat bisa melihat situasi secara utuh tanpa prasangka negatif, terutama terkait hubungannya dengan sang ibu dalam pernikahan dengan Cleantha Islan.(np)
Editor : Nur Pramudito