7 Fakta Unik di Balik Lagu "Sweet Scar" yang Kembali Viral di TikTok

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 18:45 WIB
Musik Video Sweet Scar (YouTube: Weird Genius)
Musik Video Sweet Scar (YouTube: Weird Genius)

RADARSOLO.COM - Meski telah dirilis hampir satu dekade lalu, lagu "Sweet Scar" milik Weird Genius featuring Prince Husein kembali mencuri perhatian publik. Lagu yang pertama kali dirilis pada 2017 itu belakangan ramai digunakan sebagai latar video di TikTok, terutama untuk konten bertema nostalgia, patah hati, healing, hingga refleksi diri. Potongan lirik "Once a cure, now's a scar" bahkan menjadi bagian yang paling sering digunakan karena dinilai mampu menggambarkan perasaan kehilangan seseorang yang pernah menjadi tempat pulang.

Di balik kembalinya popularitas lagu tersebut, ternyata ada sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut tujuh fakta unik di balik "Sweet Scar".

Baca Juga: Dari Radio ke FYP, Begini Wajah Baru Tren Musik dalam Satu Dekade

1. Dirilis Jauh Sebelum Weird Genius Mendunia
"Sweet Scar" dirilis pada 7 September 2017, jauh sebelum Weird Genius meraih popularitas internasional lewat lagu "LATHI" pada 2020. Meski kini banyak orang mengenalnya sebagai grup EDM Indonesia yang mendunia, "Sweet Scar" menjadi salah satu karya awal yang memperlihatkan karakter musik emosional mereka.

2. Berkolaborasi dengan Prince Husein
Dalam lagu ini, Weird Genius menggandeng penyanyi Prince Husein sebagai vokalis utama. Karakter vokalnya yang lembut berpadu dengan aransemen EDM khas Weird Genius sehingga menghasilkan lagu bernuansa melankolis, tetapi tetap terdengar megah dan modern. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama "Sweet Scar".

Baca Juga: Cari Lagu Bertema Summer? Ini 10 Rekomendasi Lagu K-Pop yang Wajib Didengar

3. Judulnya Menyimpan Makna yang Bertolak Belakang
Secara harfiah, Sweet Scar berarti "bekas luka yang manis". Frasa tersebut merupakan paradoks karena menggabungkan dua makna yang berlawanan. Kata sweet melambangkan kenangan indah, sedangkan scar berarti luka yang masih membekas. Konsep itu menjadi benang merah dalam lagu, yakni tentang seseorang yang masih mengingat manisnya sebuah hubungan meski akhirnya berakhir menyakitkan.

Baca Juga: Musik Indie Itu Genre atau Bukan? Ternyata Banyak Orang Masih Keliru

4. Bercerita tentang Pengkhianatan, Bukan Sekadar Putus Cinta
Banyak pendengar menganggap "Sweet Scar" hanya mengisahkan patah hati. Padahal, liriknya lebih menekankan pada rasa dikhianati oleh seseorang yang pernah dipercaya. Hal itu tergambar melalui metafora seperti "knife stuck on my back" dan perubahan dari seseorang yang dulu menjadi "obat", tetapi kemudian berubah menjadi "luka".

5. Potongan Liriknya Menjadi Bagian Paling Ikonik
Lirik "Once a cure, now's a scar" menjadi bagian yang paling melekat di benak pendengar. Kalimat tersebut menggambarkan seseorang yang dahulu menjadi penyembuh, tetapi akhirnya justru meninggalkan luka. Tak heran jika potongan lirik ini kerap dijadikan latar berbagai video emosional di media sosial.

6. Seluruh Lirik Menggunakan Bahasa Inggris
Meski dibawakan oleh musisi asal Indonesia, "Sweet Scar" menggunakan lirik berbahasa Inggris sepenuhnya. Pilihan tersebut membuat lagu ini lebih mudah dinikmati oleh pendengar dari berbagai negara sekaligus menjadi salah satu langkah Weird Genius untuk memperluas jangkauan musik mereka ke pasar internasional.

Baca Juga: Suka Lagunya, Tapi Malu Mengakuinya? Begini Penjelasan di Balik Guilty Pleasure dalam Musik

7. Kembali Viral Berkat TikTok
Setelah bertahun-tahun sejak perilisannya, "Sweet Scar" kembali mendapatkan perhatian berkat TikTok. Lagu ini banyak digunakan dalam video bertema nostalgia, hubungan yang berakhir, hingga perjalanan untuk bangkit dari luka emosional. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana media sosial mampu menghidupkan kembali lagu-lagu lama dan memperkenalkannya kepada generasi pendengar yang baru.

Kembalinya "Sweet Scar" ke berbagai platform media sosial membuktikan bahwa sebuah lagu tidak selalu kehilangan pesonanya seiring waktu. Dengan lirik yang emosional, aransemen EDM yang khas, serta makna yang masih relevan dengan banyak orang, lagu ini berhasil menemukan kembali pendengarnya hampir sembilan tahun setelah pertama kali dirilis.

 

Editor : Kabun Triyatno
Sweet Scar Prince Husein musik Weird Genius tren