Lagu Arab Nggak Melulu Religi, Ini Fakta yang Masih Banyak Disalahpahami

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:50 WIB
Beberapa Musisi serta Lagu Arab yang Sering Didengar Orang Indonesia.
Beberapa Musisi serta Lagu Arab yang Sering Didengar Orang Indonesia.

RADARSOLO.COM - Kalau mendengar lagu berbahasa Arab, apa yang langsung terlintas di kepalamu? Buat sebagian orang, jawabannya mungkin tentang dosa, hijrah, atau lagu religi. Tidak sedikit pula yang merasa lagu Arab selalu membawa suasana khidmat dan mengingatkan pada ibadah.

Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bahasa Arab merupakan bahasa resmi yang digunakan oleh lebih dari 20 negara dan dituturkan oleh ratusan juta orang di dunia. Sama seperti bahasa Indonesia, Inggris, atau Korea, bahasa Arab juga digunakan untuk menulis lagu dengan berbagai tema, mulai dari cinta, patah hati, keluarga, persahabatan, hingga kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Reality Club dan Kekuatan Storytelling yang Membuat Pendengar Betah Mengulang Lagunya

Sayangnya, di Indonesia lagu Arab lebih sering dikenal melalui selawat, nasyid, atau musik religi. Ditambah lagi, media sosial kerap menggunakan lagu bernuansa Arab sebagai latar video dakwah, kisah hijrah, atau pengingat kematian. Akibatnya, banyak orang tanpa sadar menganggap semua lagu berbahasa Arab memiliki pesan yang sama.

Padahal, industri musik Arab memiliki genre yang sangat beragam. Ada pop, R&B, hip hop, rock, jazz, hingga musik elektronik. Penyanyinya pun berasal dari berbagai negara seperti Mesir, Lebanon, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, hingga Maroko.

Tak sedikit lagu Arab yang justru bercerita tentang kisah cinta. Misalnya, lagu-lagu dari Amr Diab, Nancy Ajram, Elissa, Tamer Hosny, hingga Assala Nasri yang dikenal luas karena membawakan lagu bertema romansa dan kehidupan sehari-hari. Ada pula lagu yang membahas kerinduan, semangat mengejar mimpi, hubungan keluarga, bahkan perayaan.

Lalu, kenapa banyak orang tetap mengira lagu Arab identik dengan agama?

Baca Juga: Kenapa Musik Latin Bikin Susah Diam? Ini Bedanya dengan Lagu Pop yang Sering Kita Dengar

Salah satu alasannya adalah karena bahasa Arab memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan Islam. Al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab, begitu pula banyak doa dan bacaan ibadah. Kedekatan inilah yang membuat sebagian orang secara otomatis menghubungkan bahasa Arab dengan hal-hal religius.

Selain itu, otak manusia juga bekerja melalui proses asosiasi. Ketika seseorang berulang kali mendengar lagu Arab sebagai latar konten dakwah atau video refleksi diri, lama-kelamaan otak akan menghubungkan suara tersebut dengan suasana religius. Akibatnya, saat mendengar lagu Arab lain yang sebenarnya bertema cinta, sebagian orang tetap merasakan kesan yang sama.

Padahal, bahasa tidak menentukan isi sebuah lagu. Sama seperti lagu berbahasa Indonesia yang bisa membahas cinta, persahabatan, atau kritik sosial, lagu berbahasa Arab pun memiliki tema yang sangat beragam.

Ingat, sebelum menyimpulkan makna sebuah lagu, ada baiknya memahami lirik dan konteksnya terlebih dahulu. Bisa jadi lagu yang terdengar begitu syahdu ternyata hanya menceritakan seseorang yang sedang jatuh cinta, merindukan keluarga, atau mengenang masa lalu.

 

Editor : Kabun Triyatno
arab makna lagu Fakta religi