Bukan tentang Perang, Katy Perry Tegaskan Makna Asli Lagu "Firework"

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 14:10 WIB
Unggahan Katy Perry pada Akun X Pribadinya. (X: katyperry)
Unggahan Katy Perry pada Akun X Pribadinya. (X: katyperry)

RADARSOLO.COM - Bagi banyak orang, "Firework" bukan sekadar lagu pop yang mudah dinyanyikan. Sejak dirilis pada 2010, lagu milik Katy Perry ini dikenal sebagai anthem tentang keberanian, harapan, dan kepercayaan diri. Melalui liriknya, Perry mengajak setiap orang untuk menyadari bahwa mereka memiliki potensi untuk bersinar, bahkan ketika sedang merasa tidak berharga atau kehilangan arah.

Makna tersebut tergambar lewat metafora kembang api (firework). Seperti kembang api yang memancarkan cahaya terang di langit malam, setiap orang juga memiliki "cahaya" dalam dirinya yang layak ditunjukkan kepada dunia. Pesan inilah yang membuat Firework sering dikaitkan dengan semangat self-love, pemberdayaan diri, dan bangkit dari keterpurukan.

Salah satu bagian lirik yang paling dikenal berbunyi, "Baby, you're a firework, come on, show 'em what you're worth." Lewat kalimat tersebut, Katy Perry ingin mengingatkan bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh penilaian orang lain. Setiap orang memiliki keunikan dan kekuatan yang pantas untuk dihargai.

Baca Juga: Bukan Sekadar Lagu Cinta, Ini Makna di Balik "I Lay My Love on You"

Tak heran jika selama bertahun-tahun Firework kerap diputar dalam acara kelulusan, kampanye kesehatan mental, kegiatan amal, hingga berbagai momen yang bertujuan memberikan semangat kepada banyak orang. Lagu ini menjadi simbol bahwa harapan selalu ada, bahkan di masa-masa paling sulit.

Katy Perry merasa makna lagu tersebut berubah ketika digunakan sebagai musik latar video serangan militer yang diunggah akun TikTok resmi Gedung Putih. Video tersebut menampilkan cuplikan ledakan dengan potongan lirik "boom, boom, boom", sehingga memicu reaksi dari sang penyanyi.

Baca Juga: Apa Itu Sound Colors? Mengenal White Noise, Pink Noise, hingga Brown Noise dalam Dunia Audio

Melalui akun X pribadinya pada Sabtu (25/7/2026), Katy Perry menegaskan bahwa penggunaan lagu tersebut dilakukan tanpa persetujuannya.

"Saya sangat terkejut dan marah melihat Firework digunakan oleh akun TikTok @WhiteHouse sebagai musik latar video serangan militer. Saya tidak pernah menyetujuinya, tidak pernah dimintai izin, dan saya sama sekali tidak mendukung penggunaan tersebut," tulis Katy Perry.

Menurut Perry, sejak awal Firework ditulis bukan untuk menggambarkan peperangan ataupun kekerasan.

Baca Juga: Selain "Story of My Life", Ini Lagu-Lagu One Direction yang Sering Terlewat tetapi Punya Makna Mendalam

"Saya menulis lagu ini sebagai anthem tentang harapan, penyembuhan, dan kekuatan dari dalam diri bagi mereka yang sedang melewati masa tergelap dalam hidupnya," lanjutnya.

Baginya, penggunaan lagu tersebut dalam konteks peperangan justru bertentangan dengan pesan yang selama ini ingin ia sampaikan kepada para pendengarnya.

"Melihat pesan tentang harga diri dan semangat hidup dijadikan latar untuk kehancuran dan kekerasan adalah pelanggaran terhadap semua nilai yang diwakili lagu ini," tegas penyanyi asal Amerika Serikat itu.

Perry pun kembali menegaskan bahwa karya-karyanya diciptakan untuk membawa pesan positif.

"Musik saya dibuat untuk menyatukan orang, bukan untuk merayakan perang." Pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sebuah lagu tidak hanya terdiri atas melodi dan lirik, tetapi juga membawa makna yang ingin diwariskan oleh penciptanya. Bagi Katy Perry, Firework akan selalu menjadi lagu tentang keberanian untuk bersinar, menemukan harapan, dan percaya bahwa setiap orang memiliki nilai dalam dirinya, bukan tentang perang ataupun kekerasan.

Editor : Kabun Triyatno
Katy Perry firework makna lagu