Bukan Cuma Soal Kemerdekaan, Begini Wajah Indonesia dalam Musik Gen Z

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13:05 WIB
Wajah Indonesia yang Tergambar Lewat Musik. (AI Generated)
Wajah Indonesia yang Tergambar Lewat Musik. (AI Generated)

RADARSOLO.COM - Bulan Agustus identik dengan merah putih, perayaan 17 Agustus, dan berbagai tradisi yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun. Ada cara lain untuk melihat seperti apa Indonesia hari ini, yaitu lewat musik yang dekat dengan generasi mudanya.

Musik Indonesia sekarang tidak hanya bercerita soal cinta. Banyak musisi mengangkat keresahan, keluarga, pertemanan, kesehatan mental, hingga kehidupan sosial melalui karya mereka. Walaupun tidak secara langsung membahas kemerdekaan, cerita-cerita tersebut justru bisa menjadi gambaran tentang kehidupan anak muda Indonesia saat ini.

Lantas, seperti apa wajah Indonesia yang tergambar lewat musik generasi sekarang?

Baca Juga: Bukan Cuma Hindia, Baskara Putra Ternyata Punya Tiga Proyek Musik, Apa Bedanya?

Hindia: Lagu tentang Kehidupan Anak Muda

Salah satu musisi yang cukup dekat dengan Gen Z adalah Hindia. Lewat lagu-lagunya, Baskara Putra sering mengangkat cerita yang terasa familiar bagi pendengarnya.

“Kita ke Sana”, misalnya, membawa cerita tentang perjalanan dan hubungan antarmanusia. Ada pula “Membasuh” bersama Rara Sekar yang mengangkat tema tentang rasa lelah dan keinginan untuk tetap bertahan.

Lagu-lagu tersebut tidak dibuat sebagai lagu nasionalisme. Namun, cerita tentang kehidupan dan keresahan anak muda di dalamnya menjadi bagian dari gambaran Indonesia hari ini.

Baca Juga: Suka No Na? Yuk Kenalan Juga dengan 6 Grup Idol Asal Indonesia yang Masih hingga Eksis Saat Ini

Nadin Amizah: Bahasa Indonesia yang Puitis

Berikutnya ada Nadin Amizah yang dikenal dengan karakter musik dan liriknya yang puitis. Ia banyak menggunakan bahasa Indonesia dengan pilihan kata dan metafora yang membuat lagunya memiliki ciri khas tersendiri.

Lagu seperti “Sorai” dan “Taruh” menunjukkan bagaimana bahasa Indonesia tetap bisa terdengar menarik dalam musik modern. Cerita yang personal juga membuat karya Nadin terasa dekat dengan pendengar muda.

Di tengah mudahnya musik berbahasa asing masuk ke playlist anak muda, karya seperti ini menunjukkan bahwa lagu berbahasa Indonesia tetap memiliki tempat.

Baca Juga: Musik Indie Itu Genre atau Bukan? Ternyata Banyak Orang Masih Keliru

Idgitaf: Cerita tentang Proses Pendewasaan

Idgitaf juga banyak membicarakan pengalaman yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Lewat “Satu-Satu”, misalnya, ia mengangkat cerita tentang proses menerima kehidupan dan menghadapi berbagai hal yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Tema seperti ini cukup dekat dengan Gen Z yang sedang berada dalam fase mencari arah, menghadapi tekanan, dan belajar mengenal diri sendiri.

Musik akhirnya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk merasa bahwa pengalaman mereka ternyata dialami banyak orang.

.Feast: Kritik terhadap Realitas Sosial

Kalau ingin melihat sisi Indonesia yang lebih kritis, musik .Feast bisa menjadi salah satu contohnya.

Band ini dikenal lewat sejumlah lagu yang mengangkat isu sosial dan kondisi masyarakat. Salah satunya “Kami Belum Tentu” yang membawa berbagai kegelisahan tentang kehidupan di sekitar.

Kehadiran lagu-lagu seperti ini menunjukkan bahwa musik Indonesia modern juga bisa menjadi ruang untuk menyampaikan kritik dan keresahan terhadap keadaan sosial.

Kunto Aji: Musik tentang Kesehatan Mental

Sementara itu, Kunto Aji banyak menghadirkan tema yang lebih personal melalui musiknya.

Album Mantra-Mantra, misalnya, dikenal dengan lagu-lagu yang dekat dengan tema kesehatan mental, kecemasan, dan proses berdamai dengan diri sendiri. Salah satu lagunya, “Rehat”, bahkan sering dianggap sebagai teman bagi pendengar yang sedang menghadapi masa sulit.

Tema tersebut memperlihatkan perubahan dalam musik Indonesia. Persoalan yang dulu mungkin jarang dibicarakan secara terbuka kini bisa menjadi bagian dari lagu yang didengarkan banyak orang.

Baca Juga: Bukan Soal Minuman, Ini Makna 'Teh Hijau' dalam Lagu Terbaru Tulus

Dari Hindia hingga Kunto Aji, musik Indonesia modern menunjukkan bahwa identitas Indonesia tidak selalu harus disampaikan melalui lagu bertema perjuangan. Bahasa yang digunakan, cerita yang diangkat, hingga keresahan yang dibicarakan juga menjadi bagian dari wajah Indonesia hari ini.

 

 

Editor : Kabun Triyatno
anak muda Gen Z musik indonesia Hindia