RADARSOLO.COM - Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Basis PAS Band, Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026).
Pertanyaan mengenai Bambang Sutrisno Pas Band sakit apa pun muncul setelah kabar kepergian musisi tersebut beredar. Sahabat sekaligus rekan satu bandnya mengungkap riwayat penyakit yang diderita Trisno sebelum menghembuskan napas terakhir.
Kabar meninggal dunia Bambang Sutrisno pertama kali disampaikan oleh drummer PAS Band, Sandy, melalui media sosial. Ia membenarkan bahwa sang basis wafat setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
"Iya benar meninggal dunia di rumah sakit," ujar Sandy.
PAS Band dikenal sebagai salah satu grup musik rock alternatif legendaris Indonesia yang berasal dari Bandung dan telah berkiprah sejak awal 1990-an.
Sahabat Ungkap Riwayat Penyakit Bambang Sutrisno Pas Band
Sandy menjelaskan, kondisi kesehatan Trisno mulai mengalami penurunan sekitar dua minggu sebelum meninggal dunia.
Saat itu, Bambang Sutrisno sempat mengeluhkan rasa pusing ketika berada di rumah.
Karena kondisinya tidak membaik, keluarga dan rekan-rekannya kemudian membawa Trisno ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan medis, dokter menemukan sejumlah penyakit serius yang dialami oleh Bambang Sutrisno. Salah satunya adalah gangguan pada ginjal dengan fungsi yang disebut hanya tersisa sekitar 5 persen.
"Setelah diperiksa segala macam, ginjalnya gagal, tinggal sekitar 5 persen fungsinya. Kemudian ada dua sumbatan di kepala. Tapi tidak bisa langsung dioperasi dua-duanya, jadi hanya satu yang bisa ditangani," kata Sandy.
Kondisi tersebut membuat para personel PAS Band terkejut. Sebab selama ini Trisno dikenal sebagai sosok yang jarang mengeluhkan masalah kesehatan.
Menurut Sandy, meski kondisi fisiknya mulai berbeda dari biasanya, Bambang Sutrisno tetap dikenal sebagai pribadi yang memiliki semangat tinggi dan gaya hidup khas seorang musisi rock.
Selama menjalani perawatan, Trisno sempat menjalani operasi untuk mengatasi salah satu penyumbatan di bagian kepala. Namun, kondisi kesehatannya terus menurun.
Selain mengalami gagal ginjal dan masalah pembuluh darah di kepala, dokter juga menemukan adanya cairan di paru-paru serta gangguan pada organ hati.
Sandy kemudian meminta doa dari masyarakat untuk almarhum Bambang Sutrisno PAS Band.
Jenazah Trisno sempat dibawa terlebih dahulu ke rumah keluarga di kawasan Laswi. Rencananya, musisi tersebut akan dimakamkan di Bandung.
Kepergian Bambang Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi PAS Band dan para penggemar musik Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai salah satu figur penting yang ikut membesarkan perjalanan panjang band tersebut.
Editor : Nur PramuditoSumber : ANTARA