Forestra 2026 Hadir Lagi di Tengah Hutan Pinus, Ini Lineup dan Harga Tiketnya

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 13:16 WIB
Forestra merupakan festival musik orkestra luar ruangan yang memadukan musik, alam, dan pertunjukan visaul dalam satu panggung. (Instagram: forestra.id)
Forestra merupakan festival musik orkestra luar ruangan yang memadukan musik, alam, dan pertunjukan visaul dalam satu panggung. (Instagram: forestra.id)

RADARSOLO.COM - Buat kamu yang bosan dengan festival musik yang digelar di tengah kota, Forestra 2026 bisa menjadi pilihan yang berbeda. Festival musik orkestra luar ruangan ini kembali hadir dengan konsep yang memadukan musik, alam, dan pertunjukan visual dalam satu panggung.

Forestra 2026 akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung. Berbeda dari festival musik pada umumnya, penonton akan menikmati pertunjukan di tengah rimbunnya hutan pinus.

Nama Forestra sendiri merupakan gabungan dari kata forest yang berarti hutan dan orchestra atau orkestra. Konsep tersebut menjadi identitas utama festival yang mempertemukan kemegahan musik orkestra dengan suasana alam terbuka.

Baca Juga: Tiket Umum Sold Out 1 Jam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchestra via BRImo

Festival ini pertama kali digagas pada 2018 oleh Barry Akbar, CEO ABM sekaligus pengelola kawasan Orchid Forest Cikole. Sejak awal, Forestra tidak hanya dirancang sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan pentingnya menjaga alam.

Gagasan tersebut kemudian mempertemukan Barry dengan dua nama besar di industri seni Indonesia, yaitu Erwin Gutawa sebagai Music Director dan Jay Subyakto sebagai Creative Director. Kolaborasi ketiganya melahirkan Forestra edisi pertama pada 2018.

Baca Juga: Onedoor Siap-Siap, Boynexdoor Akan Gelar Konser Akhir Tahun di Indonesiaa

Konsep panggungnya pun dibuat dengan mempertimbangkan lingkungan. Jay Subyakto merancang panggung yang dapat berdiri tanpa harus merusak pohon-pohon pinus di sekitarnya. Dengan begitu, pertunjukan tetap bisa berlangsung megah tanpa menghilangkan karakter alami Orchid Forest Cikole.

Setelah sukses pada 2018 dan 2019, Forestra sempat berhenti digelar selama pandemi Covid-19. Festival ini kemudian kembali pada 2023 dengan membawa tema "Simfoni Alam Raya" dan terus berlanjut hingga edisi 2026.

Baca Juga: Bukan Cuma Hindia, Baskara Putra Ternyata Punya Tiga Proyek Musik, Apa Bedanya?

Salah satu hal yang membuat Forestra berbeda adalah konsep kolaborasi musiknya. Erwin Gutawa Orchestra tidak hanya mengiringi penyanyi dengan genre musik yang identik dengan musik klasik. Berbagai genre seperti pop, rock, indie, hip-hop, hingga musik eksperimental dipertemukan dalam aransemen orkestra.

Konsep tersebut membuat Forestra terasa seperti pertemuan berbagai karakter musik dalam satu panggung. Pada edisi-edisi sebelumnya, festival ini juga telah menghadirkan sejumlah musisi dari berbagai latar belakang.

Untuk Forestra 2026, sejumlah musisi yang akan berkolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra antara lain Mahalini, /rif, Hindia & .Feast, Iwa K, Naykilla & Jemsii, serta Senyawa.

Selain pertunjukan kolaborasi bersama orkestra, Forestra 2026 juga akan dimeriahkan penampilan solo dari Aldy Amis dan Sukses Lancar Rejeki.

Buat yang ingin datang, tiket Forestra 2026 masih tersedia. Namun, beberapa kategori awal sudah habis terjual. Kategori Early Bird (Harmoni) serta Simfoni 1, 2, dan 3 telah dinyatakan sold out.

Saat ini, kategori yang masih tersedia adalah Simfoni 4 dengan harga Rp699.000. Selain tiket individu, tersedia pula paket untuk datang bersama teman.

Simfoni Se'iring merupakan paket untuk dua orang dengan harga Rp649.000 per orang. Sementara itu, Simfoni Serempak ditujukan untuk empat orang dengan harga Rp599.000 per orang.

Tiket dapat dibeli melalui situs resmi Forestra maupun mitra penjualan tiket yang ditunjuk penyelenggara.

Karena berlangsung di kawasan Orchid Forest Cikole yang berada di dataran tinggi Lembang, suasana malam di venue kemungkinan akan terasa cukup dingin. Jadi, jangan cuma mempersiapkan outfit untuk foto-foto. Jaket atau sweater sebaiknya masuk ke daftar barang yang wajib dibawa.

Baca Juga: Naykilla dan Hipdut, Wajah Baru Dangdut untuk Generasi Z

Selain itu, gunakan alas kaki yang nyaman. Area venue berada di kawasan hutan dengan jalan setapak dan kontur yang tidak selalu rata. Sepatu olahraga atau sepatu dengan sol yang nyaman akan lebih aman digunakan untuk berpindah-pindah area.

Jas hujan lipat juga sebaiknya disiapkan. Cuaca di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat, sehingga lebih baik membawa perlengkapan tambahan daripada harus mencari jas hujan ketika hujan turun.

Anak-anak di bawah usia lima tahun dapat masuk tanpa biaya, sedangkan pengunjung berusia di bawah 14 tahun wajib didampingi orang tua atau wali.

Dengan perpaduan musik orkestra, berbagai genre musik, dan suasana hutan pinus, Forestra 2026 menawarkan pengalaman festival yang berbeda dari konser pada umumnya. Jadi, kalau kamu ingin menikmati musik sambil merasakan suasana alam Lembang, 29 Agustus 2026 bisa menjadi salah satu tanggal yang patut dicatat.

 

Editor : Kabun Triyatno
Forestra hutan musik festival orkestra