Kronologi Kontroversi Ha Young: Pamer Silsilah Dokter dan Kakek Buyut Rawat Kaisar Gojong, Berujung Terseret Isu Pro-Jepang

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:47 WIB
Ha Young. (Soompi)
Ha Young. (Soompi)

 

RADARSOLO.COM - Aktris Korea Selatan, Ha Young (Ahn Ha Young), mendadak menjadi pusat sorotan publik dan media di Negeri Ginseng. 

Bintang drama Korea yang tengah naik daun lewat drama Our Sticky Love yang tengah tayang di Netflix ini terseret gelombang kritik tajam lantaran sejarah latar belakang keluarganya di masa penjajahan Jepang.

Niat awal yang ingin memperkenalkan silsilah keluarga terpandang secara turun-temurun justru berbalik menjadi kontroversi sejarah yang memicu amarah KNetz.

Baca Juga: EVAN Siapkan Mini Album Perdana, ‘DEATH OF ME’ Rilis 7 September 2026

Lantas, bagaimana kronologi lengkap kontroversi yang menyeret nama Ha Young hingga agensinya harus meralat pernyataan dalam waktu 24 jam? 

1. Pamer Silsilah Dokter 4 Generasi di Acara Hiburan

Awal mula kontroversi ini bermula ketika Ha Young hadir sebagai bintang tamu dalam tayangan acara hiburan KBS2 "Problem Child in House" serta konten promosi media sosial. 

Baca Juga: Dari BOOMBAYAH hingga JUMP, Kilas Balik 10 Tahun Perjalanan BLACKPINK

Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan kebanggaannya memiliki latar belakang keluarga dokter selama empat generasi, mulai dari kakek buyut, kakek, ayah, hingga kakak perempuannya.

Secara khusus, Ha Young menyebutkan bahwa kakek buyutnya adalah sosok pelopor medis yang menimba ilmu kedokteran di Jepang.

Lalu kembali ke Korea untuk mendirikan klinik pengobatan Barat pertama di Hanyang (Jongno, Seoul), bahkan pernah merawat Kaisar Gojong.

 

2. Identitas Kakek Buyut Terkuak

Usai penayangan acara tersebut, publik dan para pakar sejarah mulai menelusuri rekam jejak sosok yang dimaksud. 

Pihak agensi Ha Young, BISTUS Entertainment, membenarkan bahwa kakek buyut sang aktris memang benar bernama Dr Ahn Sang-ho.

Ahn Sang-ho dikenal sebagai salah satu tokoh medis terkemuka di era Kekaisaran Korea. 

Baca Juga: Bukan Lagu Baru, Moonlight Ternyata Sudah Ditulis Nadin Amizah Sejak SMA

Namun, perhatian KNetz dengan cepat bergeser pada rekam jejak aktivitas Ahn Sang-ho setelah Korea jatuh ke dalam masa kolonialisme Jepang.

3. Temuan Jejak Organisasi Pro-Jepang dan 'Ilseondongche'

Penelusuran dokumen sejarah mengungkapkan sejumlah fakta kelam yang mengaitkan Ahn Sang-ho dengan kegiatan kolaborator pro-Jepang (Chinilpa):

Keanggotaan Taisho / Daejeong Chinmokhoe: Nama Ahn Sang-ho tercatat resmi sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada tahun 1916. 

Berdasarkan Ensiklopedia Budaya Korea, organisasi ini merupakan wadah pro-Jepang yang didirikan untuk mempererat hubungan elit Korea dengan pemerintah kolonial, di mana tokoh kolaborator kawakan Yi Wan-yong juga aktif di dalamnya.

 

Model Propaganda 'Ilseondongche': Surat kabar Maeil Sinbo terbitan tahun 1918 pernah memuat profil kehidupan keluarga Ahn Sang-ho yang menikahi wanita Jepang sebagai simbol "keluarga model" propaganda Ilseondongche (paham bahwa Jepang dan Korea adalah satu kesatuan).

Teori Peracunan Kaisar Gojong: Nama Ahn Sang-ho juga disebut-sebut dalam dokumen sejarah Sejarah Rahasia Istana Kerajaan dan catatan harian Yun Chi-ho (1920) sebagai salah satu tabib yang menangani Kaisar Gojong saat sang kaisar wafat secara mendadak pada 1919, yang memicu spekulasi peracunan oleh pihak pro-Jepang.

Baca Juga: 5 Tahun Vakum dari OST Film, Iqbaal Ramadhan Akhirnya Kembali Lewat "Kita Melawan Dunia"

Meskipun nama Ahn Sang-ho secara resmi tidak terdaftar dalam Kamus Kolaborator Pro-Jepang yang disusun Institut Penelitian Aktivitas Kolaborasionis pada 2009, jejak aktivitas organisasinya tetap dinilai sensitif oleh publik Korea.

4. Bantahan Awal Agensi yang Berujung Ralat 24 Jam

Pada 10 Agustus, BISTUS Entertainment sempat membantah keras tuduhan tersebut dalam wawancaranya bersama media Dispatch. 

Mereka menyatakan bahwa klaim kolaborasi pro-Jepang terhadap Ahn Sang-ho adalah hal yang "tidak berdasar".

Baca Juga: Maroon 5 Kembali Konser di Indonesia, Catat Tanggalnya

Namun, hanya berselang satu hari (11 Agustus), agensi memutar balik sikap mereka dan melayangkan permohonan maaf resmi kepada publik usai bukti-bukti dokumen sejarah tidak bisa disanggah lagi.

"Pertama, kami ingin mengklarifikasi pernyataan kami sebelumnya bahwa laporan tersebut "tidak berdasar." Setelah verifikasi lebih lanjut, kami telah memastikan bahwa memang ada catatan yang menunjukkan kakek buyutnya, dokter Ahn Sang-ho, terdaftar sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada tahun 1916. Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kebingungan dengan tergesa-gesa menanggapi bahwa laporan tersebut "tidak berdasar" tanpa verifikasi yang memadai," tulis pernyataan BISTUS Entertainment.

 

 

5. Gelombang Kritik dan Kelanjutan Karier Ha Young

Permohonan maaf tersebut belum sepenuhnya meredakan amarah KNetz. 

Banyak pihak menilai permintaan maaf tersebut terkesan setengah hati dan sekadar bentuk pembelaan diri karena sang aktris dinilai "memajang" reputasi keluarganya demi citra publik, namun menghindar saat ditanya tanggung jawab sejarah.

Meski diterpa badai kritik, pihak agensi menyatakan bahwa aktivitas pekerjaan Ha Young akan terus berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. 

Saat ini, Ha Young diketahui membintangi serial Love Is F*** serta dijadwalkan bergabung dalam proyek drama Severe Trauma Center Season 2. 

Pihak agensi berjanji akan menyikapi aktivitas mendatang dengan sikap yang lebih berhati-hati dan rendah hati.

Editor : Syahaamah Fikria
Sumber : dispatch, Soompi
ha young our sticky love korea selatan kontroversi dokter