RADARSOLO.COM – Saat sebuah film lama kembali hadir dengan cerita atau karakter yang sudah dikenal, istilah remake, reboot, atau reimagining sering muncul. Begitu pula ketika sebuah film mendapatkan cerita lanjutan atau tokoh pendukungnya dibuatkan film sendiri, penonton akan menemukan istilah sequel, prequel, dan spinoff.
Meski sama-sama berkaitan dengan pengembangan karya film, keenam istilah tersebut sebenarnya memiliki arti yang berbeda.
Baca Juga: Kenapa Musisi Sekarang Membangun “Dunia” Sendiri di Balik Musiknya?
Sequel: Cerita Berlanjut
Sequel merupakan film yang melanjutkan cerita dari film sebelumnya. Karakter, dunia cerita, dan hubungan antartokohnya biasanya masih dipertahankan, tetapi menghadirkan konflik atau perjalanan baru.
Contohnya Toy Story 2 yang melanjutkan kisah dari Toy Story. Istilah ini juga dapat ditemukan pada waralaba seperti Fast & Furious atau John Wick.
Prequel: Cerita Mundur ke Masa Lalu
Jika sequel bergerak ke depan, prequel justru menceritakan peristiwa yang terjadi sebelum film sebelumnya.
Film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes, misalnya, mengambil latar jauh sebelum kisah Katniss Everdeen dalam film The Hunger Games. Dengan begitu, penonton dapat mengetahui latar belakang karakter atau peristiwa yang sebelumnya hanya sedikit dijelaskan.
Remake: Dibuat Ulang
Remake berarti membuat kembali sebuah film yang sudah pernah dibuat. Cerita dan karakter utama biasanya masih memiliki kemiripan dengan karya aslinya, meski pembuat film dapat menyesuaikan sejumlah unsur dengan zaman dan gaya baru.
Contohnya A Star Is Born (2018) yang merupakan remake dari film dengan judul sama pada 1937.
Reboot: Memulai Kembali
Sementara itu, reboot berarti memulai kembali sebuah waralaba dengan versi cerita baru. Karakter atau konsep dasarnya masih dapat dipertahankan, tetapi kontinuitas cerita sebelumnya tidak harus diikuti.
The Amazing Spider-Man menjadi salah satu contoh reboot dari waralaba Spider-Man. Ceritanya kembali memperkenalkan Peter Parker, tetapi dengan versi dunia dan perjalanan karakter yang berbeda dari film sebelumnya.
Reimagining: Cerita Lama dengan Pendekatan Baru
Reimagining memiliki kemiripan dengan remake, tetapi memberikan perubahan yang lebih signifikan terhadap karya sumbernya.
Film dapat mempertahankan premis utama, tetapi mengubah karakter, konflik, latar, atau cara cerita disampaikan. Adaptasi Cinderella dalam format live action, misalnya, melakukan sejumlah perubahan terhadap motivasi karakter dan detail cerita dibandingkan versi animasinya.
Spinoff: Tokoh Sampingan Mendapat Cerita Sendiri
Terakhir, spinoff merupakan karya yang mengambil karakter atau elemen tertentu dari cerita utama untuk dikembangkan menjadi cerita tersendiri.
Salah satu contoh populernya adalah Minions, yang mengambil karakter Minions dari waralaba Despicable Me dan menempatkan mereka sebagai pusat cerita.
Jadi, gampangny, sequel melanjutkan cerita, prequel menceritakan masa sebelumnya, remake membuat ulang, reboot memulai kembali, reimagining mengolah ulang dengan pendekatan berbeda, sedangkan spinoff mengembangkan bagian tertentu menjadi cerita baru.
Dengan mengetahui istilahnya, kita tidak lagi bingung ketika sebuah film disebut remake padahal ternyata reboot, atau mengira semua cerita lanjutan sebagai sequel. (inayah choirunisa)
Editor : Kabun Triyatno