Kenapa Lagu Training Season Sering Dijadikan Bentuk Manifesting?

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:01 WIB
Lagu "Training Season" Milik Dua Lipa Kerap Muncul di Unggahan dengan Caption "Manifesting".
Lagu "Training Season" Milik Dua Lipa Kerap Muncul di Unggahan dengan Caption "Manifesting".

RADARSOLO.COM - Bagi pengguna media sosial, lagu tidak hanya menjadi teman untuk mendengarkan musik. Potongan lagu tertentu juga kerap digunakan untuk menggambarkan perasaan, keinginan, hingga sesuatu yang ingin diwujudkan.

Salah satunya adalah lagu “Training Season” milik Dua Lipa. Sound ini kerap muncul dalam unggahan dengan caption “manifesting”, terutama ketika seseorang membagikan sosok atau gambaran pasangan idealnya.

Training Season merupakan salah satu lagu dalam album Radical Optimism yang dirilis Dua Lipa pada 2024. Lagu tersebut terinspirasi dari pengalaman pribadi Dua Lipa setelah mengalami serangkaian kencan yang kurang menyenangkan.

Baca Juga: Lagu Legendary Lovers Katy Perry Kembali Naik Daun, Berawal dari Sampel Chief Keef

Pengalaman itu kemudian dituangkan menjadi lagu tentang keinginannya menemukan seseorang yang benar-benar sesuai dengan harapannya. Dua Lipa menggambarkan dirinya yang sudah tidak ingin terus berhadapan dengan pasangan yang belum memahami bagaimana cara memperlakukannya dalam sebuah hubungan.

Salah satu bagian yang paling mudah dikaitkan dengan tren tersebut adalah kalimat training season's over”. Ungkapan itu menggambarkan bahwa masa untuk “mengajari” seseorang bagaimana cara mencintai dan memperlakukan pasangan dengan baik sudah berakhir.

Dua Lipa menginginkan seseorang yang sudah siap menjalin hubungan, bukan orang yang masih harus diberi tahu mengenai hal-hal mendasar dalam sebuah hubungan.

Baca Juga: 10 Tahun “Mercy” Shawn Mendes, Masih Ingat Lagu Galau Ini?

Pesan tersebut kemudian terasa cocok dengan konsep manifesting yang banyak digunakan di media sosial. Manifesting biasanya digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang ingin diwujudkan atau diharapkan terjadi di masa depan.

Oleh karena itu, Training Season sering dipakai ketika seseorang mengunggah foto atau video sosok yang dianggap sebagai pasangan ideal. Bisa berupa aktor favorit, penyanyi, celebrity crush, karakter fiksi, atau bahkan gambaran hubungan yang mereka inginkan.

Caption “manifesting” kemudian menjadi semacam harapan agar apa yang ditampilkan dalam unggahan tersebut suatu saat benar-benar terjadi. Misalnya, seseorang mengunggah video aktor favoritnya dengan sound Training Season dan menuliskan “manifesting”. Artinya, ia sedang berharap bisa mendapatkan pasangan dengan karakter seperti sosok dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: The Script Kembali ke Indonesia, Ini Perjalanan Konsernya dari 2011 hingga 2027

Penggunaan lagu ini juga tidak selalu berarti seseorang sekadar ingin memiliki pasangan. Lebih dari itu, Training Season membawa pesan tentang standar dalam hubungan. Seseorang ingin mendapatkan pasangan yang punya effort, mampu berkomunikasi, memberikan rasa aman, serta sudah memahami cara memperlakukan pasangannya dengan baik.

Hal tersebut membuat lagu Dua Lipa terasa semakin relate dengan percakapan anak muda di media sosial tentang relationship standards atau standar pasangan. (annas rohmanda purbaningrum)

 

Editor : Kabun Triyatno
manifesting annas rohmanda purbaningrum Training Season Dua Lipa Standar Pasangan