RADARSOLO.COM - Pernah merasa kalau punya seseorang yang tepat, semua masalah dalam hidup bakal ikut beres? Perasaan seperti itulah yang menjadi inti lagu “the cure” milik Olivia Rodrigo.
Dirilis pada 21 Mei 2026, “the cure” menjadi bagian dari album you seem pretty sad for a girl so in love. Lagu ini membawa cerita yang cukup relatable tentang cinta, rasa tidak percaya diri, kecemburuan, dan kenyataan bahwa pasangan tidak selalu bisa menjadi solusi dari masalah dalam diri sendiri.
Olivia sendiri menyebut “the cure” sebagai salah satu lagu favoritnya. Dalam penjelasannya kepada iHeartRadio, ia mengatakan lagu tersebut menjadi semacam titik klimaks album karena membahas pemikiran ketika masih muda bahwa jatuh cinta dengan seseorang bisa memperbaiki semua masalah.
Baca Juga: Bukan Sekadar Anting, Ini Makna Lagu “Earrings” Malcolm Todd
Namun, ketika benar-benar menjalani hubungan, seseorang akhirnya bisa menyadari bahwa kenyataannya tidak sesederhana itu.
Hal tersebut tergambar dari penggunaan kata “antidote” dan “cure” dalam lagu. Keduanya menjadi metafora untuk seseorang yang awalnya dianggap mampu menyembuhkan berbagai luka dan pikiran negatif.
Tokoh dalam lagu merasa sudah menemukan “penawar” melalui hubungan tersebut. Pasangannya bahkan berusaha membantu menghilangkan rasa insecure dan pikiran buruk yang terus muncul.
Masalahnya, sumber luka tersebut ternyata masih ada di dalam dirinya sendiri.
Baca Juga: Makna Lagu Good Life G-Eazy dan Kehlani, Soundtrack untuk Manifestasi Masa Depan
Olivia menggambarkan pikirannya sebagai sesuatu yang penuh racun dan hatinya dipenuhi keraguan. Hubungan yang dijalani memang memberikan kenyamanan seperti obat, tetapi tetap tidak mampu menghilangkan masalah tersebut sepenuhnya.
Salah satu bagian yang cukup relate adalah ketika Olivia menggambarkan kebiasaan membandingkan diri dengan perempuan lain. Ia bahkan mengaku bisa memikirkan perempuan-perempuan yang pernah bersama pria yang ia kencani sampai membuat dirinya sendiri terluka.
Di sinilah “the cure” terasa bukan sekadar lagu cinta. Lagu ini justru berbicara tentang insecurity yang bisa tetap muncul meskipun kita sudah mendapatkan cinta dari orang lain.
Semakin lama, Olivia menyadari bahwa pasangan bisa memberikan dukungan, tetapi tidak mungkin menjadi “obat” untuk seluruh persoalan pribadi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Lagu Cinta, Ini Makna di Balik "I Lay My Love on You"
Pesan tersebut juga membuat lagu ini terasa cukup dewasa. Bukan lagi tentang mencari siapa yang salah ketika hubungan tidak membuat kita bahagia, tetapi tentang memahami bahwa ada bagian dari diri sendiri yang harus dihadapi.
Jadi, “the cure” sebenarnya bukan cerita tentang cinta yang gagal. Lagu ini lebih seperti momen ketika seseorang akhirnya sadar bahwa dicintai orang lain tidak otomatis membuat kita sembuh dari semua rasa insecure.
Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum