RADARSOLO.COM — Panggung tur dunia bertajuk Loop Tour milik penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran, mendadak jadi sorotan publik.
Hal ini terjadi setelah nama rapper terkenal asal Amerika Serikat, Macklemore, mendadak dicoret dari daftar pengisi acara pembuka (opening act) di sisa rangkaian tur benua Amerika.
Pencoretan ini memicu aksi solidaritas di antara musisi pendamping lainnya yang memilih ikut mundur.
Baca Juga: Cinta Bukan Obat, Ini Makna “the cure” Olivia Rodrigo
Banyak publik kemudian penasaran, siapa sebenarnya sosok Macklemore dan bagaimana kronologi sampai ia dikeluarkan dari tur akbar tersebut?
Kronologi Dicoret dari Tur Ed Sheeran
Pencoretan Macklemore bermula usai aksinya di atas panggung Stadion MetLife, New Jersey.
Rapper berusia 43 tahun itu dengan lantang membawakan lagu protesnya yang berjudul "Hind's Hall" sambil meneriakkan seruan "Free Palestine!".
Baca Juga: Kenalan dengan Cast Surf n Love, Ini Akun Instagramnya
Lagu "Hind's Hall" sendiri diciptakan Macklemore sebagai bentuk penghormatan bagi Hind Rajab, bocah perempuan Palestina berusia 5 tahun yang tewas di Gaza.
Dalam aksinya, Macklemore menegaskan bahwa penolakannya terhadap penindasan dan genosida sama sekali bukan bentuk kebencian terhadap warga Yahudi.
Buntut dari aksi tersebut, sejumlah pemilik lokasi konser, termasuk pemilik Stadion Gillette, Robert Kraft, menolak kehadiran Macklemore.
Pihak venue menilai pernyataan dan gestur panggung sang rapper menyinggung komunitas tertentu.
Klarifikasi Ed Sheeran
Ed Sheeran sendiri mengklarifikasi bahwa keputusan mencoret Macklemore murni datang dari pihak promotor tur dan pengelola venue, bukan atas kehendak pribadinya.
Baca Juga: ILLIT Siap Comeback! “Break Even” Bawa Kisah Berani Berhenti Mempertahankan Cinta
“Macklemore keluar dari tur atas keputusan promotor, bukan keputusan saya," tulis Ed Sheeran, Rabu (16/9/2026).
Ed menegaskan posisinya yang berusaha netral demi menjaga kelangsungan pekerjaan ratusan kru tur yang menggantungkan hidup darinya.
Profil Singkat dan Biografi Macklemore
Bagi pencinta musik hip-hop barat, nama Macklemore sejatinya sudah sangat ramah di telinga.
Dia dikenal sebagai artis yang konsisten mengusung jalur independen serta aktif menyuarakan isu-isu sosial.
Nama Asli: Benjamin Hammond Haggerty
Nama Panggung: Macklemore (Dulu: Professor Macklemore)
Tanggal Lahir: 19 Juni 1983 (Seattle, Washington, AS)
Pendidikan: Sarjana dari The Evergreen State College (2009)
Baca Juga: Bukan Sekadar Anting, Ini Makna Lagu “Earrings” Malcolm Todd
Tahun Aktif: 2000 – Sekarang
Genre Musik: Hip-Hop / Alternative Rap
Prestasi Spesial: Memenangi 4 Piala Grammy Awards 2014
Perjalanan Karier: Dari Artis Independen Hingga Rajai Billboard
Macklemore memulai langkah musiknya sejak tahun 2000.
Karakter liriknya yang tajam banyak dipengaruhi oleh pengalamannya pribadi, termasuk perjuangannya bangkit dari masalah kecanduan alkohol di masa muda.
Puncak popularitasnya meledak saat berduet dengan produser Ryan Lewis.
Album mereka, The Heist (2012), mencetak sejarah lewat dua single hits dunia: "Thrift Shop" dan "Can't Hold Us".
Kedua lagu ini menduduki posisi nomor satu di tangga lagu Billboard Hot 100 tanpa naungan label rekaman raksasa (major label).
Pada ajang Grammy 2014, mereka menyapu bersih empat piala bergengsi, termasuk kategori Best New Artist dan Best Rap Album.
Lagu ikonik mereka lainnya, "Same Love", juga mendapat pujian luas karena mengangkat kesetaraan hak asasi manusia.
Karier Solo
Setelah tak lagi berduet dengan Ryan Lewis sejak 2017, Macklemore terus merilis karya solo seperti album Gemini (2017) dan Ben (2023).
Sikap vokal Macklemore dalam membela Palestina bukanlah hal baru.
Sejak pertengahan 2024, ia memproduksi lagu protes "Hind's Hall" dan "Hind's Hall 2".
Secara terbuka, Macklemore menyumbangkan seluruh keuntungan royalti dari lagu tersebut kepada lembaga PBB UNRWA untuk membantu para pengungsi Palestina.
Ia juga tercatat beberapa kali membatalkan agenda pertunjukan di wilayah tertentu sebagai bentuk protes atas krisis kemanusiaan.
Editor : Syahaamah Fikria