Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Alfian M. Fajri-Aries Susanti: Pasutri Juara Dunia Sukses di PON Papua

Damianus Bram • Senin, 18 Oktober 2021 | 14:15 WIB
PELUK BAHAGIA: Alfian memeluk erat sang istri Aries Susanti setelah berhasil meraih emas di PON Papua. (IG ARIES SUSANTI)
PELUK BAHAGIA: Alfian memeluk erat sang istri Aries Susanti setelah berhasil meraih emas di PON Papua. (IG ARIES SUSANTI)
RADARSOLO.ID - Medali emas yang diraih Alfian Muhammad Fajri dan Aries Susanti di PON XX Papua tidak hanya membuat bangga Jateng, namun sekaligus menjadi kado pernikahan mereka. Ya, kedua atlet panjat tebing juara dunia ini sempat membuat publik terkejut setelah memutuskan menikah jelang PON.

NIKKO AUGLANDY, Solo, Radar Solo

KEBAHAGIAAN Alfian membuncah setelah berhasil menyumbangkan medali emas buat kontingen Jateng di ajang PON Papua. Emas ini diraih di kelas teamspeed record putra. Alfin meraihnya bersama dua atlet Jateng lainnya yakni Kiuromal Katibin (Batang), dan Aditya Tri Sahria (Purbalingga).

Kebagaiaan atlet asal Mahamhaji, Kartasura, Sukoharjo ini semakin berlipat karena sekaligus sukses mengawinkan medali emas. Pasangan hidupnya Aries Susanti, yang juga atlet panjat tebing asal Grobogan ini, juga berhasil mempersembahkan medali emas. Medali ini diraih bersama rekan satu timnya di kelas team speed record putri di Mimika Sport Complex, Kamis lalu.

Usai Alfian dan rekan-rekannya memastikan dapat emas, Aries terlihat menghampiri dan memeluknya. Tampak raut bahagia dari raut wajah keduanya. Momen istimewa inipun diunggap di Instagram Aries.

"Naik pelaminan udah, sekarang naik ke podium bareng suami (juga sudah), tinggal naikin biar jadi baby," canda Aries dengan foto kalungan medali bersama Alfian yang diunggah di akun Instagram pribadinya @aries_susanti.

Alfian mengaku senang atas pencapaian dia dan sang istri. Di ajang olahraga nasional empat tahunan ini, Aries berhasil meraih satu emas dan satu perunggu.

"Ikut senang pasti, karena bisa meraih hasil ini. Meski saya meleset dari target di kelas individu," terang Alfian kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Alfian mengakui persaingan di PON memang ketat, apalagi yang ikut juga beberapa adalah atlet pelatnas maupun juara di beberapa event kejurnas.

"Persaingan lumayan berat. Kalo kendala selama di sana sih gak ada," ujarnya.

Setelah dari ajang PON Papua, Alfian tidak bisa berleha-leha. Saat ini dia sudah berada di Jakarta, untuk menjalani pemusatan latihan (TC) pelatnas. Demi mempersiakan diri terjun di ajang Asian Games Tiongkok 2022 dan Olimpiade di Paris.

"Untuk di Paris masih lama, jadi ke depan hanya mempersiapkan diri saja semoga bisa lolos ke sana.  Fokus utamanya saat ini untuk ikut Asian Games tahun depan. Untuk SEA Games (Hanoi 2022) nggak ikut, karena cabornya tidak dipertandingkan kayaknya," tuturnya.

Dia dan Aries yang sama-sama atlet pelatnas, langsung menggeber jalani program latihan ketat pelatnas untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional yang sudah diagendakan Federasi Panjat Tebing Indonesua (FPTI) pusat.

Ketika ditanya usai menikah apakah akan menunda mendapatkan momongan atau tidak, Alfian belum belum memikirkan.  "Soal itu saya belum tahu. Liat kedepan saja," pungkasnya.

Alfian sebelumnya pernah membawa harum nama Indonesia, setelah berhasil meraih gelar juara dunia dalam kejuaraan IFSC Climbing World Cup Chamonix, di Perancis pada 12 Juli 2019.

Alfian berhasil menjadi juara di nomor speed world record. Dia menjadi yang tercepat setelah mengalahkan atlet asal Tiongkok, Zhong Qixin. Alfian menorehkan catatan waktu 5,764 detik, sedangkan Zhong Qixin 6,382 detik.

Pada 2018, Alfian juga pernah meraih juara dunia di IFSC Worldcup Chongqing, China, pada April 2019. Kala itu Alfian menorehkan catatan waktu 5,970 detik. Sebelumnya pada ajang Asian Games 2018 di Palembang, dia bersama tim juga sukses menyumbangkan medali perak untuk Indonesia.

Di multievent ini, Aries mencatatkan prestasi yang lebih mentereng. Dia menyumbangkan dua emas dari nomor kecepatan individu putri, dan nomor kecepatan estafet beregu putri.

Sama seperti Alfian, Aries juga pernah jadi juara dunia. Aries Susanti Rahayu berhasil memperoleh emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xiamen, Tiongkok, 19 Oktober 2019.

Aries berhasil menjadi juara dunia dan mengalahkan pemegang rekor dunia, Yi Ling Song, dari Tiongkok. Selain itu, dia juga memecahkan rekor dunia sebagai perempuan pertama dalam sejarah yang mencatatkan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995 detik dalam nomor speed world putri. (*/bun) Editor : Damianus Bram
#Alfian Muhammad Fajri #Pasutri Juara Dunia Sukses di PON Papua #Aries Susanti #Atlet Panjat Tebing Juara Dunia #PON XX Papua 2021