Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

7 Bulan Latihan, Prajurit Kodim Klaten Borong 3 Medali Peparnas Papua

Syahaamah Fikria • Sabtu, 13 November 2021 | 23:21 WIB
Sertu Andi Santoso saat menerima medali emas dalam cabor tenis meja di Peparnas XVI Papua 2021. (DOK PRI)
Sertu Andi Santoso saat menerima medali emas dalam cabor tenis meja di Peparnas XVI Papua 2021. (DOK PRI)
Atlet tenis meja disabilitas asal Klaten, Sertu Andi Santoso, 33, borong tiga medali sekaligus dalam ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. Lantas bagaimana perjalanan pria yang juga prajurit TNI Kodim 0723/Klaten itu meraih medali di gelaran pesta olahraga nasional?

ANGGA PURENDA, Radar Solo

PERISTIWA kecelakaan saat menjadi penumpang becak motor yang dialami Sertu Andi pada 2010 di Medan masih membekas dalam ingatannya sampai saat ini. Akibat kejadian tersebut membuat kedua kakinya tidak berfungsi secara optimal seperti sedia kala. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangatnya untuk berkiprah di dunia olahraga.

Andi masih ingat betul, saat itu dirinya berdinas di Batalyon Ahanudri 1/Kostrad dengan mengikuti program beladiri militer Yongmoodo pada 2009. Kemudian pada 2010 ditugaskan melatih di Rindam 1/Bukit Barisan di Medan. Hingga akhirnya pada 2016 pindah bertugas di tanah kelahirannya, Kodim 0723/Klaten.

Awalnya Andi mengikuti pemusatan rehabilitasi di Pusrehab Kemhan Bintaro pada 2017. Olahraga yang ditekuninya justru tenis lapangan menggunakan kursi roda selama empat bulan lamanya. Hingga akhirnya pada 2018, dia kembali ke Kodim 0723/Klaten dan bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC) Klaten dengan menekuni tenis meja.

Di cabang olahraga itu, Andi merasakan pengalaman kali pertama bertanding di Peparprov Jateng di Solo beberapa tahun lalu. Kemudian, pada 2019 mengikuti ajang yang sama di Cilacap.

Pada Peparkab 2019, dirinya menorehkan prestasi dengan menyabet juara 2. Lalu, pada April 2021 mengikuti selekda Jateng hingga akhirnya bergabung dengan kontingan Jateng pada Peparnas XVI di Papua.

“Ini pengalaman pertama saya di tingkat nasional bisa meraih tiga medali. Ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri untuk saya setelah berlatih selama tujuh bulan. Ini hasil yag saya dapat,” ucap Andi saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo melalui sambungan telepon.

Sebagai informasi, Andi meraih emas pada cabang olahraga tenis meja di nomor pertandingan T3 tunggal putra nasional. Kemudian meraih medali perak di nomor pertandingan T3 ganda mix berpasangan dengan Listiana Herawati. Lalu medali perunggu didapatkannya pada nomor pertandingan T3 tunggal putra elite.

Dikatakan Andi, raihan medali yang didapatkan itu secara khusus dipersembahkan untuk sang istri tercinta, Ifa Datul Mukaromah, kedua orang tua, dan kesatuannya. Menurut dia, selama ini sang istri yang selalu memberikan semangat hingga akhirnya bisa meraih tiga medali sekaligus dalam Peparnas kali ini.

“Kepada prajurit-prajurit yang juga penyandang disabilitas saya harapkan jangan menyerah. Lampaui keterbatasan dan tetap semangat. Tunjukkan mental kalian untuk meraih prestasi,” ucap pria yang saat ini bertugas di bagian administrasi dinas dalam Kodim 0723/Klaten.

Diakui Andi, perjalanan dalam meraih tiga medali di Peparnas kali ini tidak mudah. Apalagi ini menjadi gelaran pesta olahraga nasional yang pertama kali diikutinya. Bertemu dengan para atlet tenis meja yang handal dari kontingen berbagai provinsi di Indonesia

Selain itu, dibutuhkan adaptasi tersendiri karena dari awalnya menekuni olahraga tenis lapangan kemudian beralih ke tenis meja. Tetapi hasil kerja kerasnya melakukan pemusatan latihan selama tujuh bulan tidak sia-sia. Dirinya berhasil mempersembahkan tiga medali bagi kontingen Jateng yang juga membuat warga Klaten bangga.

“Direncanakan saya pulang dari Papua ke Klaten pada Minggu (14/11) nanti. Belum tahu apakah nantinya harus dikarantina dulu atau bagaimana. Saya harapkan tes swab hasilnya negatif sehingga bisa mempercepat kepulangan,” terang Andi.

Terpisah, Ketua NPC Klaten Sri Mulyo pun mengapresiasi atas raihan medali yang diperoleh atlet-atlet asal Klaten yang dikirim dalam Peparnas di Papua kali ini. Berdasarkan hasil rekapitulasi NPC Klaten untuk hasil raihan medali yang dipersembangkan atlet asal Klaten untuk kontingen Jateng hingga Kamis (11/11), terdapat 12 medali.

“Dipersembahkan dari sejumlah cabang olahraga seperti atletik, panahan, renang dan tenis meja. Kemungkinan besok untuk raihan medali dari atlet Klaten bisa bertambah lagi,” pungkasnya. (*/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#Kodim 0723/Klaten #medali emas #atlet disabilitas tenis meja #Sertu Andi Santoso #peparnas #atlet disabilitas