Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kerajinan Boneka Rajut makin Dilirik Pembeli: Kado Istimewa untuk Sosok Spesial

Damianus Bram • Minggu, 23 Januari 2022 | 22:00 WIB
KREATIF: Sekar saat merajut salah satu produk boneka rajut di kediamannya di Desa Beji, Kecamatan Tulung. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KREATIF: Sekar saat merajut salah satu produk boneka rajut di kediamannya di Desa Beji, Kecamatan Tulung. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Siapa sangka usaha boneka rajut dengan berbagai karakter yang dijalankan Sekar Datri Mustikaningtyas, 32, sejak 2016 bisa bertahan di tengah pandemi sampai saat ini. Bahkan tak mempengaruhi pesanan produk yang datang kepadanya.

Awal mulanya perempuan yang akrab dipanggil Sekar itu memulai usaha dari bisnis baju hingga sepatu rajut untuk bayi pada 2015. Tetapi dia melihat ada peluang pasar yang lebih besar dengan mengembangkan boneka rajut dengan berbagai karakter sesuai pesanan pelanggannya. Mulai dari hewan seperti kecebong, jerapah, tikus, kelinci, hingga kura-kura dengan bentuk yang lucu dan menggemaskan. Ada pula bunga hingga boneka yang menyerupai karakter dalam serial drama Korea, yakni Squid Game yang saat ini tengah digemari pembeli.

Lewat keterampilannya dalam merajut, Sekar juga bisa membuat boneka rajut dengan karakter manusia. Bahkan hasil rajutannya diusahakan semirip mungkin dengan foto yang dikirimkan pelanggan kepadanya. Tentunya dengan berbagai pose dengan tambahan ornamen yang lucu dan menggemaskan pastinya.

Seluruh promosi produk hingga penjualan dilakukan Sekar secara online. Dia memanfaatkan media sosial. Berbagai produk hasil karyanya pun coba diunggah di Instagram hingga mampu menarik orang untuk memesannya. Banyak customer meminta beberapa bentuk yang dipesannya sesuai yang mereka inginkan.

“Biasanya digunakan untuk kado untuk orang terdekat atau temannya yang wisuda. Jadi dirajut sesuai dengan karakter yang hendak diberikan boneka rajut itu. Termasuk juga bisa tambah dengan dikenakan toga maupun hijab yang semuanya juga hasil rajutan,” ucap Sekar saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di kediamannya di Desa Beji, Kecamatan Tulung, Jumat (21/1).

Ada pula yang memesan boneka rajut kepadanya untuk kepentingan properti dalam studio foto. Terutama pada jasa foto bayi maupun anak-anak yang membutuhkan properti pendukung berupa boneka rajut dengan berbagai karakter. Hal itu menjadikan pesanan terus mengalir kepadanya.

Dalam proses pembuatannya Sekar akan membuat pola atau sketsa terlebih dahulu dengan mencoret-coret di atas kertas. Termasuk memastikan ornamen pelengkap hingga warna yang akan digunakan. Hal itu dilakukan agar boneka rajut yang akan dibuatnya sesuai dengan keinginan pemesannya. Apabila pola yang dibuatnya sudah disetujui maka berlanjut pada proses merajut.

Dalam proses merajut, Sekar menggunakan alat bantu yang bernama hakpen. Sedangkan bahan utama yang digunakan untuk merajut yakni benang katun maupun wol. Terkadang boneka rajutnya memiliki kerangka berupa kawat yang lentur sehingga bisa ditekuk. Ada pula produk boneka rajutnya memiliki isian dakron sehingga menjadikan lebih berisi dan mengembang dengan baik.

“Untuk seluruh proses pembuatan pola hingga merajut boneka dibutuhkan waktu sekitar dua hari. Sampai saat ini saya kerjakan seorang diri saja. Apalagi kalau pesanan yang masuk itu persis seperti pola yang sudah saya buat sebelumnya bisa lebih cepat buatnya,” ucap perempuan kelahiran Klaten, 2 Januari 1989 ini.

Ada pun boneka rajut karakter hasil karya Sekar dibanderol mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 300 ribu, tergantung kesulitan dan kerumitan dalam pembuatannya. Ukuran dari boneka rajut karakternya pun bervariasi hingga ketinggian 30 cm. Setiap harinya selalu ada saja pesanan yang masuk kepadanya sekalipun di tengah pandemi.

“Kalau omsetnya setiap bulan memang tidak menentu. Tetapi kalau di rata-rata pendapatan setiap harinya ya sekitar Rp 50 ribu ada,” tambahnya.

Terkait pengembangan usaha, Sekar tak hanya fokus pada peningkatan kualitas boneka rajutnya semata. Tetapi juga memanfaatkan keterampilannya dalam merajut itu dengan menggelar workshop berbayar secara online. Dalam workshop itu Sekar berbagi ilmu soal cara membuat boneka rajut yang sudah dilengkapi pola. Para peserta bakal mendapatkan bimbingan selama dua bulan hingga akhirnya bisa membuatnya sendiri. (ren/nik) Editor : Damianus Bram
#Buat Boneka Rajut #Boneka Rajut #Kerajinan Boneka Rajut