Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tips Merawat Anggrek Agar Cepat Berbunga

Damianus Bram • Minggu, 25 Desember 2022 | 16:00 WIB
CINTA TANAMAN: Ayu Wulandari punya banyak koleksi anggrek di rumahnya. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
CINTA TANAMAN: Ayu Wulandari punya banyak koleksi anggrek di rumahnya. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Tak sedikit pecinta anggrek yang mengeluh sulitnya bunga ini mekar. Padahal ada trik yang harus dipahami plant lover sebelum berkomitmen merawat tanaman anggrek. Seperti apa?

Ada ribuan jenis anggrek yang tumbuh dan dibudidayakan plant lover. Dari sekian banyak jenis anggrek itu, bisa memilih anggrek mana yang cocok ditanam di rumah. Agar perawatannya lebih optimal dan rajin berbunga, pilih jenis anggrek yang cocok dengan agroklimat rumah kita.

Ambil contoh, kondisi rumah kita cenderung panas tapi berangin, sinar mataharinya terpapar dari pagi sampai sore hari. Nah, anggrek yang cocok dengan kondisi tersebut adalah jenis dendrobium dan vanda. Anggrek itu menyukai panas.

”Kalau misalnya lingkungan rumah kita lembab, di bawah pohon, sejuk, sinar matahari yang masuk sedikit, tidak full. Kita bisa memilih anggrek phalaenopsis dan cattleya. Karena anggrek itu memang suka sinar matahari sedikit atau kelembaban yang lebih banyak,” ungkap pecinta anggrek asal Kota Bengawan Ayu Wulandari kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Ayu menyebut sebelum merawat anggrek, harus memahami agroklimat rumah. Agroklimat adalah kondisi suhu, kelembaban udara, sirkulasi udara, dan intensitas cahaya. Keempat hal ini wajib terpenuhi dengan baik. Jika tidak, jangan harap pertumbuhan bisa maksimal. Jangan lupa, pemberian pupuk juga harus rutin dan disesuaikan dengan usia anggreknya.

”Jadi kalau anggrek masih bayi, ya jangan dikasih pupuk untuk pembungaan. Itu tidak bisa. Nanti akan mati malahan. Kalau masih bibit baiknya dikasih pupuk pertumbuhan. Kalau sudah dewasa, baru pupuk untuk pembungaan,” sambungnya.

Ayu mengaku tidak ada treatment khusus dalam merawat anggrek. Terpenting agroklimat dan pemupukan sesuai usia anggrek. Namun, jika anggrek yang dibeli melalui online baru datang, harus ada perawatan khusus. Setelah dibongkar, sebelum ditanam, anggrek direndam lebih dulu dengan vitamin B1. Kemudian diamkan semalaman, baru esok harinya ditanam.

”Setelah itu, tidak boleh langsung dicampur dengan anggrek lama. Jadi harus dipisah dulu agak jauh. Untuk menghindari misalnya anggrek baru ini bawa hama apa. Baru tiga hari kemudian dipupuk sesuai usia anggrek. Nah, setelah seminggu baru boleh digabung dengan anggrek lama,” jelasnya.

Nah, untuk repotting, usahakan tunas baru anggrek berada di tengah pot. Bisa gunakan penyangga agar tidak roboh atau goyang karena akarnya belum tumbuh. Kemudian batang paling bawah dilarang tertimbun media tanam. Istilahnya, anggrek harus nangkring di atas. Agar tidak mengalami kebusukan jika disiram atau dipupuk.

”Soal kendala merawat anggrek, biasanya karena human error. Keseringan menyiram jadi busuk. Kalau kurang disiram juga busuk. Atau bisa jadi agroklimatnya kurang terpenuhi. Bisa juga karena serangan hama,” sambungnya.

Hama yang sering menyerang anggrek ada tungau, kutu gajah, lalat buah, siput tanpa cangkang, dan semut. Untuk hama tungau, solusinya bisa dipupuk dengan akarisida selama seminggu sekali. Sedangkan hama lalat buah, bisa disemprot dengan insektisida seminggu sekali. Kalau siput tanpa cangkang bisa dikasih irisan mentimun di potnya saat malam hari.

”Besok paginya, siput akan memakan timun itu, baru kita buang. Nah, masalah yang timbul lainnya, biasanya kalau terlalu rajin menyiram. Misal pakai media tanam lumut, bisa busuk. Atau pemberian pupuk tidak sesuai usia. Paling sering terjadi anggrek setelah berbunga tidak mau berbunga lagi. Juga anggrek setres. Maka harus pahami jenis media tanam untuk menanam anggrek dan habitat asli anggrek yang ingin kita rawat. Disesuaikan dengan kondisi rumah kita. Jenis apa yang tepat,” tandasnya. (aya/adi) Editor : Damianus Bram
#Plant Lover #Merawat Anggrek #Bunga Angrek #anggrek #Tips Merawat Anggrek