Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Kunci Merawat Burayak agar Tetap Survive

Damianus Bram • Minggu, 8 Januari 2023 | 19:00 WIB
BERGEROMBOL: Indukan ikan channa akan merawat burayak hingga berumur 2 bulan. Pada tahap ini, keeper tidak perlu memberi makan anakan ikan. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
BERGEROMBOL: Indukan ikan channa akan merawat burayak hingga berumur 2 bulan. Pada tahap ini, keeper tidak perlu memberi makan anakan ikan. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Merawat burayak alias anak ikan channa atau gabus-gabusan hingga tumbuh besar tidak mudah. Tingkat kematiannya tinggi. Lalu caranya bagaimana agar selamat? Simak penjelasan sang pakarnya.

Ricky Setiawan, pengobi ikan hias warga Pajang, Laweyan, Kota Solo mengatakan, kunci agar burayak tetap sehat adalah dengan menjaga kualitas air.

“Memang gampang-gampang susah. Setelah menetas, burayak masih dirawat induknya. Jadi tidak perlu diberi makan sampai 1,5 bulan hingga dua bulan. Biasanya si induk buang telur untuk dimakan anak-anaknya. Keeper tinggal kasih pakan indukan saja,” beber dia akhir pekan kemarin.

Ketika burayak sudah berukuran 2-3 sentimeter atau berusia dua bulan, bisa dipindah ke akuarium lain. Pakannya, bisa cacing sutra, divariasikan dengan pelet khusus atau udang.

"Kalau untuk pakan tidak begitu sulit. Tapi jangan memberi pakan terlalu kenyang. Bisa berdampak pada kualitas kesehatannya,” jelas dia.

Ukuran idel akuarium merawat burayak, dapat disesuaikan jumlah ekor. Untuk 100 ekor burayak, bisa menggunakan akuarium ukuran 30x20x20 sentimeter.

Yang perlu diperhatikan adalah proses pergantian air secara rutin. Dengan air yang selalu bersih, burayak lebih nyaman dan mudah beradaptasi. Sekaligus mencegah penyakit karena karena bakteri berlebih dalam air akuarium.

"Ganti air akuarium minimal seminggu sekali. Lebih baik lagi dikasih filterasi untuk mengurangi amonia dari kotoran ikan dan sisa pakan. Untuk penggunaan air tanah atau PDAM, usahakan diendapkan terlebih dahulu minimal dua hari sebelum dipakai untuk mengganti air lama," bebernya.

Dengan perawatan yang konsisten, lanjut Ricky, potensi burayak tumbuh hingga dewasa sangat besar. Dari sisi ekonomi, memelihara burayak cukup menguntungkan.

“Baby channa limbate Rp 10 ribu per ekor, baby blue pulcra Rp 20 ribu – Rp 30 ribu per ekor. Jenis lainnya lebih mahal. Semakin besar ukurannya, makin mahal harga jualnya," pungkas dia. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Burayak #ikan gabus #Ikan Hias #Ikan Channa