Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Murai Batu Rajanya Burung Ocehan, Postur Tubuh dan Kicaunya Menawan

Damianus Bram • Minggu, 19 Februari 2023 | 21:00 WIB
GAGAH: Murai batu koleksi Fransiskus Arinta Julianto, warga Grogol, Sukoharjo. Burung ini memiliki kelebihan dari sisi kicauan dan keindahan ekornya. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
GAGAH: Murai batu koleksi Fransiskus Arinta Julianto, warga Grogol, Sukoharjo. Burung ini memiliki kelebihan dari sisi kicauan dan keindahan ekornya. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Tak berlebihan bahwa murai batu disebut sebagai rajanya burung ocehan. Selain kemampuannya menirukan suara burung lainnya, penampilan murai batu dengan ekor panjangnya sangat memukau.

Njentit-njentit alias memainkan ekornya dengan cara naik-turun ketika berkicau, menjadikan burung dengan nama lain kucica hutan ini banyak penggemarnya.

Di antaranya Fransiskus Arinta Julianto. "Karakter masing-masing burung berbeda. Murai batu saya ini saya sebut mbagusi. Saat bertemu murai batu lainnya di gantangan, dia akan berdiri tegak dengan dada membusung. Ekornya dikibaskan naik-turun. Uniklah pokoknya," urai warga Kampung/Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo itu.

Memelihara murai batu, lanjut pria yang akrab disapa Rinto tersebut, memiliki banyak kelebihan. Selain kicauanya yang bervariasi, dari sisi fisik, murai batu memiliki postur tubuh menawan.

Fakta tersebut berbanding lurus dengan harga murai batu yang mencapai jutaan rupiah. Karena itu, perawatannya juga harus maksimal. Salah satunya pemilihan sangkar.

“Sangkarnya harus besar dan tinggi. Itu agar jeruji sangkar tidak merusak ekornya,” terangnya.

Mayoritas sangkar murai batu berbentuk tabung. Bukan tanpa tujuan, ketika terdapat sudut, murai batu kurang leluasa bergerak. Ekornya yang panjang dipastikan menabrak jeruji sangkar dan akhirnya bisa rusak.

Karena memiliki banyak kelebihan, gantangan murai batu sering digelar. Hadiahnya juga mencapai jutaan rupiah. Fenomena ini sekaligus menjadi penyemangat penangkar untuk membudidayakan murai batu dan menghasilkan anakan berkualitas.

"Keindahan ekor dan bulu, termasuk salah satu kriteria kontes burung murai. Artinya selain kicauannya harus mantap dan memiliki banyak variasi lagu, murai batu juga harus memiliki postur yang baik,” jelasnya. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Burung Murai Batu #Pelihara Murai Batu #Murai Batu #Koleksi Burung