Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Romantisme Masjid Raya Fatimah, Jujukan Akad Nikah

Damianus Bram • Sabtu, 1 April 2023 | 15:30 WIB
ESTETIK: Bagian dalam Masjid Raya Fatimah Solo yang sering dijadikan tempat akad nikah. (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)
ESTETIK: Bagian dalam Masjid Raya Fatimah Solo yang sering dijadikan tempat akad nikah. (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Pernikahan merupakan momentum sakral bagi setiap manusia, tak terkecuali umat Islam. Agar kian khidmat, masjid menjadi opsi pelaksanaannya. Masjid Raya Fatimah contohnya yang terkenal memiliki nilai romantisme. Masjid ini sering dipakai untuk akad nikah. Bahkan ditambah resepsi.

Kepala Bidang Sosial dan Kemanusiaan Masjid Raya Fatimah Wanti Bambang mengatakan, selama Ramadan ini Masjid Fatimah memang ditutup untuk pernikahan. Tapi jangan salah, hingga November mendatang banyak yang sudah mengantre.

”Mungkin beliau-beliau yang nikah di sini praktis. Jadi nikahnya di atas (lantai 2). Tasyakuran atau resepsinya di bawah (lantai 1),” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (31/3/2023).

Arsitektur masjid ini juga mendukung untuk acara pernikahan. Karena berkonsep modern. ”Pak Santoso (Danar Hadi, pemilik Masjid Fatimah) punya cita-cita pengin punya masjid sama indahnya dengan rumahnya. Di sini kan kristalnya luar biasa banyak. Itu juga beliau yang mengumpulkan,” jelasnya.

Dia menyebut, kesannya elegan dan modern, tapi masih ada unsur ke-Jawa-Jawaan. Seperti yang ada di mihrab.

”Mungkin mereka lihat mimbar mihrabnya bagus, lain daripada yang lain. Mereka yang muda lebih tertarik karena ada tulisan Allah dan Muhammad, itu kan bagus. Pas mempelainya di tengah, untuk fotonya kan bagus banget,” jelasnya.

Calon pengantin yang ingin mengikrarkan janji sucinya tak hanya berasal dari Kota Bengawan. Ada yang dari eks Karesidenan Surakarta seperti Boyolali, Sukoharjo, Sragen, dan kota lainnya.

”Saya juga heran, rumahnya jauh nikahnya di sini. Tidak apa apa, kalau banyak yang nikah di sini. Kami toleransi,” ujarnya.

Sementawra budget untuk menikah di masjid ini juga terjangkau. Untuk akad, cukup daftar dan bayar Rp 500 ribu.

”Kalau untuk resepsi atas bawah kapasitas 200 kursi. Sudah full AC, ada pelaminan, praktis. Kalau mau tambah kapasitas juga bisa. Jadi banyak sekali, wis (sudah) ribuan yang nikah di sini,” tambah wanita yang kerap dipanggil Bu Bambang itu.

Tapi ada satu yang belum tercakup, yakni konsumsi. Pengurus masjid menyerahkan kepada penyewa terkait hal itu. ”Kalau saya memberikan keleluasaan ke yang punya kerja. Kadang kan taste sesuai selera masing-masing. Kalau mau makai katering apa, siapa silahkan. Saya menyiapkan tempat,” tambahnya.

Selayaknya di masjid, ada aturan juga yang perlu dipatuhi. Apalagi jika bukan memperhatikan waktu salat fardhu. Dengan tidak menyalakan musik atau kegiatan menyebabkan keramaian massa. ”Jadi tidak menganggu ibadah. Itukan nomor satu,” tegasnya. (nis/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Masjid Raya Fatimah #Masjid Raya Fatimah Solo #ramadan 2023 #akad nikah #Masjid Fatimah