Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lantian Juan, Pembalap Muda yang Ingin Tekan Balap Liar Remaja dan Terobsesi Dirikan Sekolah Balap

Damianus Bram • Senin, 15 Mei 2023 | 15:00 WIB
Photo
Photo
RADARSOLO.COM - Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Berkat kerja keras dalam berlatih, Lantian Juan berhasil merengkuh prestasi di dunia balap motor. Terbaru menjadi juara ajang balap motor di Benteng Vastenburg Solo.

ANTONIUS CHRISTIAN, Solo, Radar Solo.

Dunia balap memang sudah lekat di kehidupan pria kelahiran 1999 ini. Juan-- sapaan akrabnya--dikenal sebagai pembalap grasstrack. Darah sebagai pembalap memang mengalir dalam tubuhnya. Maklum, sang ayah, Kisworo juga merupakan mantan pembalap di era 1980-an.

Dari sang ayah juga dia mengenal dunia balap. Sejak kecil sang ayah sering mengajaknya menonton pertandingan balap di sircuit. Baik di Jawa Timur hingga keliling wilayah lain.

“Kalau pas libur sekolah pasti diajak nonton sampai luar kota. Dari situ saya bercita-cita menjadi pembalap profesional," ujarnya.

Di bawah bimbingan langsung sang ayah, Juan lantas mulai berlatih sebelum terjun ke dunia balap. "Motor untuk standart balap itu mahal. Terus sama bapak dirancang motor yang saya pakai untuk latihan pertama kali. Sampai sekarang masih ada motornya. Masih tersimpan," ungkap Juan.

Sebelum terjun ke dunia grasstrack, Juan awalnya sama seperti sang ayah. Menekuni dunia motocross. Dari sini dia terinspirasi totalitas di dunia balap ini.

"Bapak pengorbanannya luar biasa. Jadi selain melatih juga mempersiapkan semuanya. Dari jersey, kemudan pelindung badan dan kaki. Makanya saya pakai nomor 12 ini. Nomor ini yang dulu dipakai bapak di setiap lomba," tutur dia.

Photo
Photo
BERNYALI KUAT: Lantian Juan usai meraih juara di ajang balap di Benteng Vastenburg Solo Sabtu malam (14/5/2023). (DOK. PRIBADI)

Juan mengatakan, banyak pelajaran yang diberikan oleh sang ayah kepadanya. Misalnya, hal yang berkaitan dengan proses menjaga ketahanan fisik dan tentang konsistensi. Setelah cukup berlatih, Juan lantas terjun ke dunia balap. Pada 2005, dia memulai mengikuti kejuaraan motocross. Karena masih berusia belia, dia mengikuti kelas minimoto. Bertambah umur, dia lantas naik ke kelas 50 c, 65 cc hingga 85 cc

Latihan keras dan mengikuti balapan membuat kemampuan Juan makin terasah. Berulang kali dia naik podium berkat ketekunan dan konsistensinya. Pada 2007 dan 2008, misalnya, dia berhasil menjadi juara nasional motocross di kelas 50 cc. Kemudian, dia juga menjadi juara nasional motocross tiga tahun berturut-turut, yaitu 2009, 2010, dan 2011 untuk kelas 65cc. Pada 2014 ia sempat meraih podium di kejurda untuk kelas MX2 Novice.

Meskipun di motocross telah menorehkan banyak prestasi, niatnya untuk beralih ke grasstrack tidak padam. Ada banyak alasan yang melandasi keputusannya ini.

"Di antaranya di kejuaraan grasstrack bisa mengikuti banyak kelas. Kemudian, grasstrack merupakan sesuatu yang mempunyai tantangan lebih besar dibandingkan dengan motocross," urai Juan.

Akhirnya, pada 2015 dia mulai fokus menjadi pembalap grasstrack dengan banyak bertarung di kelas bebek modif dan sport trail. Di grasstrack namanya pun terbilang besar. Dia telah banyak mengikuti ajang kejuaraan, baik daerah, nasional, maupun powertrack dan tidak sedikit di antaranya dia berhasil menempati podium pertama dan menyabet gelar juara umum.

Juan mengatan kemenangan-kemenangan yang dia dapatkan selama ini banyak dipengaruhi oleh doa keluarga, terutama orang tua, istri, dan anak. Selain itu, baginya, kefokusan, ketenangan, dan kekompakan tim menjadi faktor lain penentu kemenangannya.

Ke depan, Juan juga bercita-cita mendirikan sekolah balap. Sebab menurut dia, banyak remaja di Indonesia yang memiliki potensi, hanya saja tidak terarah sehingga muncul balap liar.

"Dari situ, saya ingin mengarahkan ke jalan semestinya. Boleh hobi balap, tapi ada panggungnya bukan di jalan raya," ujarnya. (*/bun) Editor : Damianus Bram
#Lantian Juan #Trial Game Dirt #Sirkuit Benteng Vastenburg #Pembalap Muda #Trial Game Dirt 2023 #benteng vastenburg #Dunia balap