Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Misteri Bungker di Salah Satu Kamar KSPH Solo: Tembus Kali Pepe dan Pura Mangkunegaran

Damianus Bram • Kamis, 8 Juni 2023 | 15:00 WIB
BERSEJARAH: Bungker di dalam lemari hias di Indraloka Royal Suite Room KSPH Solo. (SEPTINA FADIA/RADAR SOLO)
BERSEJARAH: Bungker di dalam lemari hias di Indraloka Royal Suite Room KSPH Solo. (SEPTINA FADIA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo memiliki bangunan bersejarah, yakni Ndalem Pangeran Kusumoyudho. Terdapat puluhan kamar di dalamnya, salah satunya Indraloka Royal Suite Room. Menariknya, di dalam lemari hias kamar tersebut, terdapat sebuah bungker rahasia.

SEPTINA FADIA PUTRI, Solo, Radar Solo

Indraloka Royal Suite Room masih satu rangkaian dengan pendopo utama KSPH. Bangunan ini sudah ada sejak sebelum berdirinya hotel. Bernama Ndalem Pangeran Kusumoyudho. Diketahui, Pangeran Kusumoyudho adalah putra dari Raja Keraton Kasunanan Surakarta Paku Buwana (PB) X.

“Kemudian ndalem ini dibeli pemilik hotel kami pada 8 Juli 1977, kemudian menjadi KSPH. Kalau Indraloka Royal Suite Room itu dulunya kamar raja,” ungkap Marketing Communication Manager KSPH Solo Tia Kristiyanti, Rabu (7/6/2023).

Seiring berjalannya waktu, pendopo ini ditambah sekitar 50 unit kamar. Di kisaran tahun 1982, Indraloka Royal Suite Room pernah dipakai beberapa tamu kenegaraan, yang berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta. Sebut saja Ratu Juliana dari Belanda, Pangeran Bernhard dari Belanda, hingga perdana menteri Yunani.

“Makin ke sini, beberapa pejabat juga menginap di kamar ini. Ada Bu Megawati (Soekarnoputri), Bapak Prabowo (Subianto), dan masih banyak lagi,” imbuh Tia.

Pada 2009, Indraloka Royal Suite mulai direnovasi. Diperbarui bed-nya, karena yang lama sudah tidak layak pakai. Namun, interior di dalam tetap dipertahankan karena sangat otentik. Salah satunya lemari hias, yang di dalamnya terdapat bungker rahasia. Konon ceritanya, bungker itu jika ditelusuri bisa tembus ke Kali Pepe dan Pura Mangkunegaran.

“Karena itu bangunan KSPH (arsitekturnya) lebih condong ke Pura Mangkunegaran. Meskipun kami belum tahu benar atau tidaknya. Dulu ceritanya, Paku Buwana X membeli ndalem ini untuk anaknya Pangeran Kusumoyudho dari Pura Mangkunegaran,” beber Tia.

Belum diketahui, apakah PB X pernah menginap di Indraloka Royal Suite atau tidak. Termasuk PB XII. Meskipun diketahui pernah stay di bungalow sisi depan depan KSPH.

“Saya sempat bertemu beliau (PB XII), beberapa tahun lalu. Beliau sempat beberapa kali berpesan, bawah ini (Ndalem Pangeran Kusumoyudho) masih peninggalan eyangnya. Lebih dijaga adab dan sopan santun (ketika stay di sana),” ujar Tia.

Karena Ndalem Pangeran Kusumoyudho termasuk benda cagar budaya (BCB), tak heran KSPH menjadi the truly heritage hotel di Kota Bengawan. Ada nilai sejarahnya. Tak heran menginap semalam di Indraloka Royal Suite Room dibanderol hingga belasan juta rupiah.

“Indraloka memiliki dua kamar utama dan dua kamar kecil, lengkap dengan meeting room. Masing-masing kamar ada living room dan dining room. Pelayanannya juga khusus. Semacam butler service,” jelas Tia.

Tamu terakhir yang menempati kamar ini, adalah presiden kelima Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani. Tepatnya saat menghadiri acara ngunduh mantu Presiden Joko Widodo di Pura Mangkunegaran, Desember 2022 lalu. Keduanya menginap selama tiga malam.

“Rata-rata tamu yang menginap di kamar ini sekira dua malam. Kalau dihitung dalam setahun, kamar ini dipakai tak lebih dari 10 kali,” katanya.

Sementara itu, tidak ada treatment khusus terkait perawatan Indraloka Royal Suite Room. Perawatannya sesuai standar operasional prosedur (SOP) hotel-hotel lainnya.

“Memang dulu ada ritual khusus yang rutin dilakukan di Indraloka Royal Suite Room. Tapi beberapa tahun sejak direnovasi, tidak ada lagi ritual khusus,” beber Tia. (*/fer) Editor : Damianus Bram
#Kusuma Sahid Prince Hotel #Bungker di KSPH Solo #Bungker di Kamar Hotel #Bungker di Hotel Sahid