RADARSOLO.COM - Semakin banyak saudara kita yang mengalami keterbatasan fisik membuktikan kemampuannya. Terbaru, Yovan Rate Aziz menyabet medali emas cabang olahraga (Cabor) Blind Judo di ajang ASEAN Para Games 2023.
Kecintaannya pada bela diri muncul sejak duduk di bangku sekolah dasar. Orang tuanya mendukung penuh dengan memfasilitasi semua kebutuhannya.
Hebatnya, Yovan yang mengalami lemah sensorik tak minder. Malah mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Jangan melihat seseorang dari kekurangan atau kelebihannya. Pada dasarnya semua manusia itu sama. Bedanya, mampu atau tidak menggali potensi diri,” katanya.
Judo bagi Yovan adalah hobi. Sekaligus media menunjukkan prestasi guna membanggakan orang tuanya.
“Walaupun saya mempunyai kekurangan di sensorik, saya tunjukkan ke dunia saya mampu dan bisa menjadi yang terbaik untuk Indonesia. Saya ingin bisa mendapatkan beasiswa untuk pendidikan,” ungkapnya.
Menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya, itulah harapan Yovan. Kunci suksesnya adalah disiplin menggali potensi diri dan tidak malu dengan kondisi fisik.
“Jika ingin mendapatkan prestasi atau hasil yang maksimal, harus rajin, tekun, dan optimistis. Terus asah potensi yang kalian punya. Jangan malu dan terus berusaha,” ucap dia. (ian/wa/dam)
Editor : Damianus Bram