Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Siebenrocki, si Leher Panjang Asal Aussie: Paling Seru saat Memburu Mangsa

Silvester Kurniawan • Minggu, 6 Agustus 2023 | 18:00 WIB
TAK BIASA: Yang paling membedakan siebenrocki dengan kura-kura lainnya adalah pada bagian leher.
TAK BIASA: Yang paling membedakan siebenrocki dengan kura-kura lainnya adalah pada bagian leher.

RADARSOLO.COM - Siebenrocki terdengar asing di telinga awam. Tapi di kalangan pecinta reptil, nama itu cukup tersohor. Kura-kura leher panjang asal Aussie itu jadi primadona.

Keunikan bentuk satwa dari Benua Australia tersebut memikat hati Ricky Setiawan. Sekilas, siebenrocki yang merupakan kura-kura air tawar itu tak seperti pada umumnya.

Lazimnya kura-kura memiliki tempurung yang lebih besar, Siebenrocki justru tempurungnya lebih kecil. Yang paling membedakan adalah leher panjangnya sehingga tak bisa ditekuk (disembunyikan, Red) ke dalam tempurung.

"Ukuran leher lebih panjang dibandingkan tubuhnya jika dilihat dari tempurungnya," ujarnya.

Karena lehernya panjang, kura-kura yang memiliki nama lengkap chelodina siebenrocki itu juga dikenal dengan kura-kura leher ular utara.

Bagi penduduk Benua Australia, kura-kura ini sulit dibedakan dengan ular air saat kepalanya nongol di permukaan air. Inilah yang membuat siebenrocki cukup agresif saat mencari mangsa.

"Kalau diberi pakan hidup, akan mengejar mangsanya. Dengan begitu, ketika dipelihara di akuarium lebih menarik saat memburu mangsa. Biasanya saya kasih ikan kecil," terang Ricky.

Karena sifatnya yang cukup agresif, siebenrocki dipelihara di akuarium soliter. Artinya tidak dijadikan satu dengan jenis lainnya.

Kura-kura leher ular asal Australia ini bisa disatukan dengan ikan predator dengan ukuran hampir sama. "Ikan predator cocok agar tidak dijadikan mangsa sama si kura-mura," jelas warga Gentan, Baki, Kartasura tersebut.

Siebenrocki cukup mudah dicari di pasaran. Banyak peternak lokal yang suskes membudidayakan.

Itu menjadi alternatif saat kura-kura leher panjang asli Indonesia asal Pulau Rote dilarang dipelihara karena hampir punah.

Untuk harga, siebenrocki cukup mahal. "Ukuran 4 sentimeter dibanderol Rp 250 ribu. Yang 8 sentimeter seperti koleksi saya sudah di atas Rp 500 ribu," pungkas Ricky. (ves/wa)

Editor : Damianus Bram
#kura kura #pecinta reptil #Siebenrocki #tempurung