Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sarjono, Anggota Polri yang Ubah Pos Kamling Terbengkali Menjadi Rumah Singgah

Antonius Christian • Senin, 14 Agustus 2023 | 15:55 WIB

 

DEKAT WARGA: Sarjono melayani masyarakat mengambil paket bahan sayur gratis di rumah singgah bhabinkamtibmas di Kemlayan, Serengan.
DEKAT WARGA: Sarjono melayani masyarakat mengambil paket bahan sayur gratis di rumah singgah bhabinkamtibmas di Kemlayan, Serengan.

RADARSOLO.COM - Beragam cara dilakukan bhabinkamtibmas untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Aiptu Sarjono. Dia mengubah pos kamling yang terbengkalai menjadi rumah singgah.

Terlihat, paket bahan aneka sayur yang sudah dikemas ditumpuk di atas meja panjang di depan sebuah pos di Kemlayan, Serengan. Beberapa ibu rumah tangga tampak mengambil bahan sayur itu. Semuanya gratis.    

Inilah salah satu yang dilakukan Sarjono untuk mendekatkan diri kepada masyarakat di daerah binaannya. Sekaligus membantu warga yang membutuhkan. Masih ada beberapa kegiatan lain yang dilakukan terkait kemasyarakat.

Nah, pos yang diberi nama rumah singgah inilah yang digunakan Sarjono untuk menampung aspirasi warga di daerah binaannya. Awalnya bangunan ini merupakan pos kamling linmas. Namun setelah ada aturan di mana linmas harus berada di kantor kelurahan setempat, maka pos ini menjadi kosong.

"Saat SK saya turun 2016 silam, saya lihat kok pos ini terbengkalai. Cuma dijadikan gudang oleh warga. Kemudian saya coba minta kepada kelurahan, boleh tidak kira-kira kalau bangunan ini saya manfaatkan. Ternyata dibolehkan sama lurah setempat," ujar dia.

Setelah mendapat izin, lantas Sarjono membersihkan pos tersebut karena sudah beberapa waktu tidak difungsikan. Mulai mengganti beberapa bagian yang bocor hingga mengecat tembok yang warnanya sudah memudar.

Lantas kenapa pos ini dinamai rumah singgah? Sarjono mengatakan, karena setiap selesai melakukan patroli, di selalu singgah di tempat itu.

"Jadi seperti kantor saya. Memang tujuan saya adalah agar masyarakat ketika butuh bantuan terkait penanganan hukum tidak perlu jauh-jauh ke polsek atau polresta. Bisa di sini dulu untuk mendapat arahan," ujarnya. 

Ya, diakui Sarjono banyak masyarakat sekitar yang memanfaatkan bangunan tersebut untuk berkonsultasi terkait gangguan kamtibmas hingga persoalan keluarga.

"Yang sering dilaporkan di sini soal perselisihan antara keluarga, kemudian cekcok sama tetangga, terus pekat. Kasus-kasus yang bisa diselesaikan secara mediasi cukup di sini," ungkapnya.

Dalam menyelesaikan perkara, lanjut Sarjono, dia tak memutuskan sendiri. Namun dibantu babinsa dari unsur TNI dan forum kemitraan polisi dan masyarakat (FKPM) dari unsur pemerintah setempat.

"Jadi solusinya bisa lebih banyak. Karena biasanya yang dilaporkan ke sini permasalahan warga juga. Tapi kalau sudah kriminal saya laporkan ke atasan (polsek) untuk mendapat petunjuk apa yang harus dilakukan," ungkap dia. 

Saat pandemi Covid-19 dua tahun lalu, rumah singgah ini juga dijadikan basecamp Satgas Jogo Tonggo. Mulai dari upaya pencegahan hingga monitoring penyebaran kasus dilakukan dari rumah singgah. 

Setelah Covid mereda, rumah singgah ini sering digunakan Sarjono untuk melakukan aksi sosial. Sebab, dampaknya masih terasa. Terutama untuk perekonomian warga.

“Jadi saya sering memberi bantuan sembako kepada warga," ujarnya.

Terbaru, Sarjono membagikan sayur mayur secara gratis kepada masyarakat. Di mana dia membagikan sayuran yang sudah dibungkus plastik per paket kepada warga di wilayah binaannya. Aksi sosial ini dilakukan agar bisa membantu warga yang membutuhkan.

"Untuk hari ini kami membagikan paket sayuran secara gratis kepada warga binaan. Ada seratus paket sayuran siap masak. Ada bahan sayur sop, sayur asem, lodeh, oseng - oseng, dan lainnya. Baru dua bulan ini jalan,” ujar.

Bahan sayur ini dibagikan setiap Jumat. Paketnya ada yang dibeli dari kantong dia sendiri maupun donatur. Rencananya ke depan setiap pekan akan dibagian keliling. (*/bun)

Editor : Damianus Bram
#rumah singgah #Pos Kamling #Aiptu Sarjono #polisi #Bhabinkamtibmas