RADARSOLO.COM - Salah satu ikan hias yang paling banyak dipelihara adalah manfish atau ikan layang-layang. Paling diburu adalah platinum mutiara. Selain indah, harganya juga ramah.
Ikan hias asal Sungai Amazon dengan nama latin pterophyllum scalare ini banyak dibudayakan di berbagai belahan dunia, sehingga cukup mudah mendapatkannya.
Badannya pipih dengan sirip panjang, platinum mutiara lincah berenang di dalam akuarium. Di Eropa dan Amerika, ikan ini disebut angelfish.
"Kalau di sini (Indonesia) dinamakan ikan layang-layang. Tapi umum kenalnya ya manfish. Variannya banyak. Yang lagi digandrungi platinum mutiara,” ujar Hanum Eriyana, pedagang ikan hias di Pasar Depok Solo.
Sesuai namanya, platinum mutiara memiliki sisik warna perak. Menjadi lebih bersinar ketika terkena cahaya. "Manfish ini semakin indah kalau dipelihara dalam jumlah banyak. Dicampur dengan ikan lainnya juga bagus,” katanya.
Platinum mutiara tergolong schooling fish. Jadi mereka akan berenang ke arah yang sama saat bergerombol.
Kecantikan manfish semakin menonjol ketika dipadukan dengan tanaman hias aquascape. Kesan naturalnya semakin kuat.
"Memelihara ikan manfish tidak ribet. Yang penting jaga kualitas airnya. Pakan bisa pelet, cacing sutra atau cacing darah,” ungkap Hanum.
Yang tidak kalah pentingnya, harga platinum mutiara sangat terjangkau. Sekitar Rp 15 ribu- Rp 25 ribu per ekor. (ves/wa)
Editor : Damianus Bram