Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Tangkal Virus Tetelo pada Burung Peliharaan di Musim Pancaroba, Ternyata Caranya Simpel 

Silvester Kurniawan • Minggu, 10 Desember 2023 | 14:35 WIB
Merpati White Racing Pigeon jadi unggas yang bisa saja terkena virus Tetelo andai tidak ditangani dengan baik. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Merpati White Racing Pigeon jadi unggas yang bisa saja terkena virus Tetelo andai tidak ditangani dengan baik. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

 

RADARSOLO.COM-Musim pancaroba membuat penghobi burung ketir-ketir. Di waktu ini mudah menular virus tetelo. 

Untuk mengatasi serangan virus tetelo, Ichsan Kholif, peternak merpati pos jenis white racing pigeons asli Solo membagikan sejumlah tips perawatan.

“Virus tetelo jadi penyakit paling bahaya untuk unggas, termasuk merpati. Kalau sudah kena sangat sulit disembuhkan, bisa dibilang kebanyakan yang terjangkit umumnya akan mati. Jadi yang paling mudah dilakukan ya pencegahannya,” beber dia.

Cara pencegahan yang pertama adalah pastikan kebersihan kandang selalu terjaga dengan baik. Musim pancaroba yang sering diwarnai dengan perubahan cuaca ekstrem kerap membuat kandang burung jadi lembab.

Lebih-lebih jika kandang tersebut ada di luar ruangan, maka pemilik harus memastikan agar kandang itu tidak mudah basah karena intensitas hujan yang tinggi.

“Kandang yang kotor itu akan menjadi mudah menimbulkan penyakit bila kondisinya lembab atau sering terkena percikan air hujan secara langsung," jelasnya.

"Cara yang paling ampuh usahakan memberi tambahan penutup agar kandang tidak langsung terkena cipratan air dan selalu bersihkan kandang secara rutin. Kalau yang saya lakukan sekalian saya semprot cairan desinfektan,” imbuh Ichsan.

Permasalahan kandang yang kotor bisa berdampak fatal pada kebersihan pakan yang diberikan. Sebab itu, kebersihan kandang jadi faktor penentu saat membicarakan tentang pemberian pakan karena kandang yang kotor berpotensi membuat pakan yang diberikan bercampur dengan kotoran burung.

Saran selanjutnya adalah pemberian vitamin dan vaksin secara rutin. Vitamin yang diberikan dalam pakan yang dikonsumsi mampu meningkatkan kekebalan tubuh merpati, sehingga tidak mudah terserang penyakit saat musim pancaroba.

Sementara pemberian vaksin (vaksin tetelo dan vaksin flu burung) secara rutin mampu mengurangi risiko burung terjangkit virus berbahaya tersebut.

“Pemberian vitamin khusus burung. Kalau vaksinnya bisa vaksin tetes atau suntik. Pas masih bayi 14 hari sekali divaksin, kemudian umur 3 bulan, dan umur satu tahun. Setelah itu pemberian vaksin rutin 6 bulan sekali boleh atau setahun sekali,” paparnya.

Tips terakhir adalah pengecekan kesehatan pada setiap merpati yang dipelihara. Mengecek satu per satu kondisi burung peliharaan mampu mendeteksi secara dini jika ada gangguan kesehatan yang muncul.

Hal ini juga salah satu langkah yang baik dalam pencegahan dari penularan virus tetelo karena jika ada satu ekor yang terjangkit maka harus segera dilakukan karantina agar tidak menjangkit burung sehat yang lainnya. (ves/nik)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#tips #virus #merpati #burung #Tetelo