Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Berniat Pelihara Ular Piton? Sebaiknya Siapkan Budget dari Sekarang

Silvester Kurniawan • Minggu, 7 Januari 2024 | 16:50 WIB
Ular piton jenis morph albino white phase dengan corak yang cukup unik.
Ular piton jenis morph albino white phase dengan corak yang cukup unik.

RADARSOLO.COM-Piton merupakan jenis ular yang paling banyak dipelihara pecinta reptil. Tapi ingat, persiapannya harus matang.

Salah satunya soal budget. Apalagi kalau si ular berukuran jumbo.

Agus Junianto, 40, pecinta reptil ini memiliki ular piton berukuran 3,5 meter. Berjenis morph albino white phase atau ular piton warna putih corak kuning

Dua piton lainnya memiliki morph golden child (kelainan genetik warna dominan hitam dengan kepala cokelat) berukuran sekira 3 meter, dan morph super tiger platinum (warna cokelat dengan motif unik).

“Saya mulai pelihara dari ukuran baby. Karena saya mulainya dari masih muda,” jelas warga Jebres, Kota Solo itu.

Agus memilih piton karena bisa superjinak. Selain itu, perawatannya cenderung mudah. Meskipun ada kondisi tertentu yang bisa memicu munculnya penyakit.

Namun dengan perawatan yang tepat hal itu bisa diatasi. Diantaranya menjaga kebersihan kandang agar tidak terkena penyakit kulit.

Untuk menghindari penyakit flu saat musim penghujan, ular harus sering dijemur

“Intinya jangan sampai mogok makan, kalau sampai mogok makan pasti ada sesuatu yang salah,” jelasnya.

Tak kalah pentingnya memberikan pakan dengan baik. Piton ukuran bayi cukup konsumsi satu dua ekor mencit (anakan tikus putih, Red).

Untuk ukuran remaja bisa diberi tikus dewasa (khusus pakan reptil, Red) atau potongan daging ayam.

Sementara untuk piton ukuran jumbo, porsi makannya lebih besar. Artinya, budget juga melar.

Untuk memberi pakan tiga ekor pitonnya, Agus menghabiskan ratusan ribu rupiah setiap pekannya.

Mengingat satu ekor ekor piton bisa melahap dua sampai tiga ekor ayam utuh sekali makan. Apalagi yang ukuran 3,5 meter, bisa lima ekor ayam sekali makan. “Biasanya saya kasih pakan seminggu sekali,” kata Agus.

Meski biaya pakan cukup menguras kantong, pria yang juga atlet barongsai dan liong itu tak merasa terbebani.

Justru hal itulah yang membuat dirinya tertantang memelihara ular-ularnya agar tetap sehat. (ves/nik)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#reptil #perawatan #ular piton