RADARSOLO.COM-Geliat industri hospitality di Kota Solo berbuah manis, seiring berkembanganya sektor pariwisata. Ditunjang pertumbuhan hotel yang cukup signifikan.
Satu di antaranya Grand HAP Hotel Solo yang kini sudah naik kelas jadi bintang empat. Kesuksesan hotel di jantung Kota Solo ini tak lepas dari tangan dingin sang general manager (GM) Nani Maharani.
Menjalankan industri perhotelan tidak semudah membalik telapak tangan. Mengingat kompetisi di ceruk pasar ini cukup ketat.
Peningkatan fasilitas hingga pelayanan prima menjadi hal yang mutlak dimiliki, agar bisnis hotel tak ditinggalkan.
Inilah yang terus diupayakan Nani Maharani dalam mengelola Grand HAP Hotel Solo.
“Sejak 2018 kami naik bintang empat. Sekarang kami lakukan tahap penyesuaian. Memang perjuangan naik kelas harus ekstra,” terang Nani kepada radarsolo.com.
“Dalam artian, bagaimana membuat Grand HAP yang awalnya kurang dikenal, bisa menjadi pilihan para tamu saat berkunjung ke Kota Solo,” imbuhnya.
Keputusan menaikkan level hotel ini, tak lepas dari keunggulan Grand HAP Hotel di sektor meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).
Upgrade fasilitas dilakukan, hingga sekarang hotel ini memiliki sejumlah fasilitas mumpuni.
Mulai dari playground, ruang meeting, kolam renang, fitness center, hingga program-program unggulan lainnya.
Tak sebatas fasilitas dan fisik, Nani juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Grand HAP Hotel.
Supaya tamu yang berjunjung atau menginap mendapat kenyamanan yang lebih.
“SDM hotel bintang tiga dan bintang empat itu standarnya sudah berbeda. Dari segi training service juga kami tingkatkan dengan ekstra. Supaya Grand HAP benar-benar bisa dipandang orang sebagai hotel yang unggul,” imbuh Nani.
Dalam bekerja, Nani selalu totalitas. Dibarengi dengan program kerja dan inovasi, sesuai perkembangan zaman.
Maklum, sudah banyak asam garam yang dirasakannya selama bergelut di bidang perhotelan.
Di masa awal karirnya dulu, Nani memulai dari nol. Tepatnya sebagai waitress. Berkat kerja keras dan disiplin tinggi, karirnya perlahan moncer. Terus meroket hingga menduduki berbagai posisi manajerial.
“Sebenarnya saya tidak pernah bermimpi menduduki posisi GM. Karena saya sebenarnya senang dengan dunia sales atau pemasaran. Namun dengan amanat yang diberikan owner, saya berjuang menjalankannya dengan maksimal,” ungkap Nani.
Berbagai pengalamannya yang dimiliki tersebut, membuat Nani paham cara menjalin hubungan baik dengan orang lain.
Entah itu dengan tamu, client, relasi, termasuk para karyawan. Menurutnya sebagai pemimpin, harus bisa memberi suri tauladan yang baik. Supaya bisa ditiru dan menjadi motivasi karyawan lainnya.
“Menjalin hubungan dengan SDM itu penting. Saya dari awal bekerja selalu menerapkan harus membuat tim yang baik. Bekerja itu harus melibatkan semua tim. Tidak bisa satu-satu,” paparnya.
Budaya kerja disiplin dan kerja keras ini kemudian ditularkan ke para karyawan.
Terutama disiplin terhadap diri sendiri. Tak mengherankan dengan budaya kerja tersebut mendorong kualitas Grand HAP Hotel.
Dari awalnya hanya hotel melati dengan nama Putri Ayu, kini berkibar menjadi hotel bintang empat.
“Harapan saya Grand HAP Hotel menjadi pilihan utama klien yang singgah ke Kota Solo. Juga menjadi pilihan satu-satunya saat kegiatan meeting dan event lainnya,” kata Nani.
“Karena saya percaya, dengan tekad dan keyakinan semua bisa terwujud. Dan ini sudah kami wujudkan dengan meraih okupansi melebihi target di 2023 lalu,” lanjut dia.
Nah, kesuksesan Nani meniti karir dari nol inilah yang mendasari Jawa Pos Radar Solo memberikan penghargaan Top Of The Year 2023. Nani meraih kategori Most Inspiring Women. (ul/fer)
Editor : Tri Wahyu Cahyono