RADARSOLO.COM - Musik adalah milik semua. Namun, bagi mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran tentu tidak bisa menikmati langsung. Nah, dengan alat Budmergo ini mereka kini juga bisa menikmati musik.
Suasana aula Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Karanganyar pada Jumat siang (8/11) terasa berbeda dari biasanya. Beberapa siswa dengan hambatan pendengaran terlihat asyik bergerak mengikuti irama musik elektronik dance music (EDM) yang diputar.
Meskipun mereka tak dapat mendengar dentuman musiknya, senyum ceria dan tarian mereka menunjukkan bahwa mereka merasakan irama yang menggetarkan tubuh. Semua ini berkat alat inovatif yang diberi nama Budmergo.
Alat ini dikembangkan oleh tim Program Diseminasi Inovasi Seni (PDIS) dari Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Budmergo memungkinkan siswa dengan keterbatasan pendengaran untuk "merasakan" musik melalui getaran di jari tangan.
"Tadi alat dipasang di jari dan menghasilkan getaran yang dirasakan hingga seolah-olah mendengar suara," ujar Tri Endah Kurniyati, guru tuna rungu wicara di SLBN Karanganyar, menerjemahkan pengalaman salah satu siswa.
Inovasi Budmergo tidak terjadi dalam semalam. Proses panjang riset yang dimulai sejak 2018 melibatkan tim periset dan mahasiswa ISI Surakarta.
Ketua Tim PDIS Bondet Wrahatnala menjelaskan bahwa awalnya mereka bereksperimen dengan menggunakan ponsel sebagai alat untuk mentransfer suara menjadi getaran. Namun, percobaan ini tidak berjalan mulus karena banyak ponsel yang rusak akibat kapasitas motor getar yang terbatas.
"Kami mencoba banyak pendekatan, tetapi akhirnya menemukan solusi menggunakan teknologi mikro dinamo. Kini, Budmergo mampu mengubah suara menjadi getaran yang dirasakan melalui sensor khusus di jari,” jelas Bondet.
Didesain tanpa kabel dan menggunakan baterai yang bisa diisi ulang, Budmergo kini praktis digunakan di berbagai tempat. Alat ini mampu memberikan pengalaman musik yang inklusif bagi siswa SLB, memungkinkan mereka menikmati musik melalui getaran yang selaras dengan irama lagu.
Riset Budmergo mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 2023 sebagai salah satu dari tujuh inovasi seni yang didanai untuk disebarkan ke lebih banyak sekolah luar biasa (SLB).
Ke depan, tim periset berencana untuk melakukan penyempurnaan, termasuk mengganti sensor jari dengan model sarung tangan dan menambahkan amplifier yang dapat dipasang di sabuk untuk kenyamanan lebih.
"Rencananya, kami akan mematenkan Budmergo pada akhir tahun ini sebelum dihibahkan kepada SLB mitra kami," tambah Bondet. Dengan alat ini, harapannya anak-anak dengan hambatan pendengaran bisa lebih terhubung dengan dunia seni pertunjukan dan menikmati musik dengan cara yang unik. (zia/bun)
Editor : Kabun Triyatno