Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Berawal dari Tradisi Keluarga, Hampers Natal Rindu Ari Astuti Diminati Banyak Orang

Silvester Kurniawan • Rabu, 25 Desember 2024 | 04:00 WIB
Rindu Ari Astuti memperlihatkan pesanan hampers Natal dari konsumen. (Silvester Kurniawan/Radar Solo)
Rindu Ari Astuti memperlihatkan pesanan hampers Natal dari konsumen. (Silvester Kurniawan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Natal selalu menjadi momen istimewa bagi umat Kristiani untuk berkumpul bersama keluarga dan berbagi kasih. Tradisi bertukar kado dan bingkisan sudah jadi tradisi. Ini turut menghidupkan peluang usaha hampers.

Salah satu yang merasakan berkah momen ini adalah Rindu Ari Astuti, 39, seorang pengusaha kue rumahan dari Kelurahan Gajahan.

Berawal  dari tradisi berbagi kue kepada kerabatnya yang beragama Kristiani, Rindu kini menjadikan hampers Natal sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan.

Melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram, dia memasarkan hampers berisi kue kering dan cake buatannya yang mengombinasikan rasa lezat dan dekorasi unik.

Sebagai seorang baker otodidak, Rindu menawarkan beragam pilihan kue kering seperti nastar, putri salju, hingga choconut, serta varian cake favorit seperti brownies kukus, pandan, dan red velvet.

Produksi dilakukan di rumah, biasanya mulai selepas Magrib hingga tengah malam. Bersama suaminya, dia memastikan pesanan pelanggan dapat dikirim tepat waktu, terutama di musim liburan seperti Natal.

"Pesanan hampers Natal berbeda dari Lebaran. Kalau Lebaran banyak kue kering, Natal lebih bervariasi, baik jenis kue maupun dekorasi hampers-nya," ujar Rindu.

Dengan harga mulai Rp 25 ribu untuk 250 gram kue kering hingga Rp 65 ribu untuk brownies, produk Rindu diminati banyak pelanggan.

umat krisTampilannya yang menarik dan harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama. Untuk Natal kali ini, dia mengaku pesanan meningkat signifikan, terutama untuk nastar dan hampers dengan dekorasi unik.

"Awalnya hanya untuk keluarga, tapi ternyata makin banyak yang pesan. Kebanyakan mereka suka karena sulit cari kue khas seperti nastar di musim liburan," jelasnya.

Baca Juga: UMS Jalin Kerja Sama dengan Bukhara University of Innovation Uzbekistan

Di tengah keterbatasan waktu dan tenaga, Rindu tetap menjaga kualitas dan cita rasa produk. Harapannya, usaha kecil ini tidak hanya menjadi pengisi momen spesial Natal, tetapi juga membuka peluang baru untuk ekspansi di masa depan. (*/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#natal #umat kristiani #hampers