Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dari Ruangan Sederhana, Produk UMKM Tipes Solo Tembus Pasar Nasional Lewat Live Streaming

Silvester Kurniawan • Rabu, 25 Juni 2025 | 02:34 WIB
Ibu-ibu PKK Kelurahan Tipes live streaming pasarkan produk lokal. (M Ihsan/Radar Solo)
Ibu-ibu PKK Kelurahan Tipes live streaming pasarkan produk lokal. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Di tengah gegap gempita perkembangan teknologi, sebuah komunitas UMKM yang terdiri dari ibu-ibu di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, menunjukkan betapa kreativitas dan semangat untuk berkembang bisa mengubah nasib ekonomi lokal.

Di sebuah ruangan kecil berukuran 2x3 meter, dengan lampu penerangan seadanya dan layar ponsel pintar, para kader PKK yang tergabung dalam Mastinimpil menjalani aktivitas live streaming. Mereka mempromosikan berbagai produk lokal, dari kerajinan tangan hingga kuliner khas daerah.

Bagi Madu Mastuti, ketua Mastinimpil Kelurahan Tipes, langkah ini bukan hanya soal menjual barang, melainkan sebuah pembuktian bahwa penggerak ekonomi lokal pun bisa berjaya di era digital.

"Kami mulai dari live streaming di platform seperti TikTok dan Shopee. Tak hanya untuk produk masing-masing, tapi juga untuk produk teman-teman UMKM lain di sini," ujar Madu, sambil menata produk-produk yang akan dipromosikan hari itu.

Mastinimpil bukanlah sekadar wadah bagi ibu-ibu untuk saling berbagi ilmu atau semangat. Wadah ini juga menjadi jembatan bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar lebih luas, bahkan hingga ke luar kota.

Melalui live streaming yang dilakukan secara bergantian oleh anggota komunitas, produk seperti kerajinan tangan, makanan khas, hingga shuttlecock khas Tipes bisa langsung dijangkau oleh pembeli dari berbagai penjuru Indonesia.

"Produk yang kami jual sudah terdaftar di marketplace, dan selama live streaming, orang bisa langsung check out. Kami melibatkan banyak teman-teman yang bergantian mempromosikan produk, memberi penjelasan tentang bahan baku, keunggulan produk, bahkan memberikan diskon untuk menarik lebih banyak pembeli," terang Madu.

Namun, jalan menuju kesuksesan ini tidak datang begitu saja. Pada awalnya, banyak dari ibu-ibu ini yang masih terhambat oleh keterbatasan teknologi. Beberapa tidak memiliki ponsel yang mendukung, sementara yang lainnya belum melek digital.

Maka, Mastinimpil pun menyediakan pelatihan intensif. Mulai dari bagaimana cara berkomunikasi di depan kamera, mengelola pembelian dan pengiriman, hingga bagaimana cara membuat live streaming menjadi lebih menarik bagi calon pembeli.

“Kami melatih mereka mulai dari tahapan-tahapan live streaming, mulai dari keunggulan produk, cara mempromosikan, hingga cara menghadapi penonton di layar. Kami ingin mereka merasa percaya diri dan tidak terhambat oleh teknologi,” tambah Madu.

Berkat live streaming ini, produk-produk dari Kelurahan Tipes kini tidak hanya dikenal di kalangan warga Solo, tapi juga mampu merambah hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Proses penjualan pun semakin mudah, dengan sistem yang sudah dilatih dengan baik oleh para anggota Mastinimpil. Dengan adanya pelatihan yang diberikan, mereka dapat mengirimkan produk dengan aman dan tepat waktu kepada pembeli.

"Dampaknya luar biasa karena pasar kami jadi lebih luas. Tidak hanya masyarakat Solo, tetapi seluruh Indonesia bisa membeli produk-produk kami. Kami berharap penjualan semakin meningkat dan bisa membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat di sini,” harap Madu Mastuti.

Mastinimpil menunjukkan bahwa dengan niat yang tulus dan tekad yang kuat, sebuah komunitas lokal pun bisa memperbesar peluang ekonomi mereka. Mengubah stigma UMKM menjadi kelas yang lebih tinggi. Paling penting, berkontribusi pada perekonomian digital yang semakin berkembang. Ini bukan sekadar tentang berjualan, tetapi tentang bagaimana bersama-sama menciptakan peluang, berbagi manfaat, dan mewujudkan kemajuan untuk semua. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#kerajinan #pkk #ekonomi lokal #umkm #produk lokal