Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mereka yang Peduli dengan Kucing di Pasar Kota Wonogiri Pasca Dilanda Kebakaran: Beri Pakan hingga Perawatan Gratis di Klinik Dokter Hewan

Iwan Adi Luhung • Minggu, 12 Oktober 2025 | 20:00 WIB
Street feeding yang dilakukan Hemas dan timnya di Pasar Kota Wonogiri, Jumat (10/10/2025).
Street feeding yang dilakukan Hemas dan timnya di Pasar Kota Wonogiri, Jumat (10/10/2025).

RADARSOLO.COM-Kebakaran Pasar Kota Wonogiri tak hanya berdampak kepada pedagang.

Kucing-kucing pasar juga terdampak. Kehilangan sumber makanan bahkan mengalami gosong.

Untungnya, masih ada yang peduli dengan mereka. Seperti apa ceritanya? 

Jam di layar handphone radarsolo.com menunjukkan pukul 20.00.

Sejumlah pedagang nampak sibuk di belakang Pasar Kota Wonogiri membuat lokasi berjualan sementara.

Beberapa kucing nampak berkeliaran di area itu seakan menunggu sesuatu.

Bersamaan dengan itu, ponsel radarsolo.com bergetar. Sebuah notifikasi pesan WhatsApp (WA) muncul.

"Ini siap-siap mau OTW," tulis Hemas Putri Nugraheni, Jumat (10/10/2025) malam.

Hemas adalah seorang dokter hewan. Dia bertolak dari kliniknya di wilayah Desa Nambangan,  Kecamatan Selogiri menuju ke Pasar Kota Wonogiri.

Tak berselang lama, Hemas dan dua orang anggota timnya sudah tiba di belakang pasar.

Dan, kucing yang dari tadi mondar-mandir langsung mengerumuni mereka.

"Sepertinya kucingnya sudah hafal. Sudah menunggu," celetuk Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama yang saat itu ikut mendampingi wartawan koran ini di area belakang pasar.

Baca Juga: Harmoni di Halaman Gereja Purbayan, Ketika Hewan Peliharaan Menerima Berkat

Ya, Hemas dan timnya melakukan street feeding. Memberi makan para kucing pasar yang terdampak kebakaran. Dua jenis pakan dibawa. Ada pakan kering dan ada pakan basah.

"Yang basah ini buat kucing yang masih nggak mood makan karena mungkin terdampak kebakaran," kata Hemas.

Seekor kucing nampak diperiksa. Dan ternyata kucing itu membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Kucing itu kemudian dibawa ke kliniknya.

Hemas menceritakan, biasanya dia melakukan street feeding di sekitar kliniknya.

Namun saat adanya kebakaran Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10/2025) lalu, dia mulai melakukan street feeding di belakang pasar tersebut.

Aktifitas street feeding dilakukan pada malam hari usai jam praktik di klinik.

Selain itu, suasana yang lebih sepi membuat kucing pasar tak takut.

Dia menceritakan, saat Senin malam, sudah ada belasan kucing yang nampak di area belakang pasar. Sebagian diantaranya juga ada yang mengalami luka.

"Ada yang gosong. Kita obati juga. Kalau kucing ini kan biasanya dapat makanan dari sisa pedagang. Tapi kalau dengan kondisi ini mereka tidak dapat makanan," beber dia.

Tak hanya membawa pakan, Hemas juga membawa obat-obatan dan vitamin.

Termasuk memberikan vitamin kepada kucing yang sedang bunting.

Hemas menuturkan, kegiatan street feeding itu juga didukung dokter hewan lain.

Baca Juga: Medsos Runtuhkan Kasih Sayang, Delapan Tahun Jalinan Rumah Tangga Bubar

Termasuk dokter hewan dari Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM) Wonogiri, dokter hewan yang praktik di Wonogiri hingga Dinas Pertanian Wonogiri.

"Teman-teman (dokter hewan) memberi support donasi pakan dan vitamin. Dari Dinas Pertanian juga memberikan obat dan vitamin. Saat ada kucing pasar yang dibawa warga ke klinik teman-teman juga diberi pengobatan dan perawatan gratis," papar dia.

Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jateng IV Korwil Wonogiri Magdalena Pancaningtyas Utami mengatakan, kegiatan street feeding dan pengobatan bagi kucing pasar yang terdampak kebakaran itu adalah inisiatif praktisi dokter hewan.

"Teman-teman itu peduli dengan kucing di pasar. Sempat di-share juga di grup. Kemudian ada donasi. Sejak hari pertama itu sudah ada yang turun. drh. Hemas yang inisiatif pertama," kata wanita yang akrab disapa Tyas itu.

Tyas yang juga Kabid Veteriner Dinas Pertanian Wonogiri itu menuturkan, Dinas Pertanian juga telah membantu obat-obatan untuk kucing pasar. Sebab, sebagian diantaranya diketahui terluka.

Sementara itu, perhatian kepada kucing-kucing pasar terus berdatangan.

Sejumlah warga juga nampak bergabung dengan Hemas dan timnya usai saling berkomunikasi di media sosial.

Yang jelas, mereka tak mengharapkan apapun. Hanya ingin menolong makhluk ciptaan Tuhan untuk tetap bertahan hidup. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#beri pakan #klinik dokter hewan #kucing #peduli #kebakaran #perawatan gratis #pasar kota wonogiri