RADARSOLO.COM - Untuk benar-benar masuk ke dunia teater, pemula harus berani menata ulang dirinya.
Perlu diingat, dunia teater bukan hanya soal hafalan dialog. Ada tahapan krusial yang menjadi fondasi, yakni mengolah mental sekaligus merawat fisik.
Siapapun memiliki peluang yang sama untuk belajar teater.
Seniman teater Kota Solo Turah Hananto mengakui, tidak ada sekat atau batasan bagi pemula yang ingin menggeluti bidang teater.
Bahkan anak usia lima tahun pun bisa mulai dikenalkan pada proses kreatif teater.
"Yang diperlukan dalam memulai berlatih teater adalah persiapan mental dan fisik. Dari situ akan dikembangkan secara bertahap dalam penguasaan diri untuk siap melakukan akting atau peran," tutur pria yang juga pendiri Omah Kreatif Arturah tersebut kepada Jawa Pos Radar Solo.
Memang tak akan mudah. Tak mungkin tanpa tantangan.
Menurut Turah, aspek yang paling sulit dalam mempelajari teater adalah kesiapan mental. Lebih tepatnya, membangun kepercayaan diri ketika masuk ruang latihan maupun saat berhadapan dengan panggung.
"Banyak yang gagal dikarenakan kepercayaan diri yang kurang," ucapnya.
Dari sini, Turah membagikan sejumlah tips untuk dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Caranya dengan berlatih dasar teater secara terus menerus.
Sehingga tubuh dan jiwa aktor akan terlatih untuk berhadapan atau menghadapi situasi di atas panggung. Lantas, apa saja dasar-dasar teater?
Turah menyebutkan ada lima latihan dasar yang perlu dipelajari oleh pemula.
Mulai dari latihan fisik berupa peregangan, yoga, dan latihan fisik lainnya untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan tubuh.
"Lalu latihan vokal, mulai dari latihan suara, pernapasan, dan artikulasi untuk meningkatkan kemampuan vokal. Ketiga, latihan akting yang meliputi improvisasi, skenario, dan peran," sebutnya.
Selanjutnya adalah melatih imajinasi. Latihan ini ditujukan demi meningkatkan imajinasi dan kreativitas si aktor itu sendiri. Selain itu, improvisasi juga tak kalah penting.
Cara membiasakannya dengan berlatih bereaksi spontan tanpa persiapan sebelumnya.
"Latihan dasar teater membantu aktor dalam berakting, serta meningkatkan kemampuan mereka untuk mengamati dan merespons situasi," ucap Turah.
Kadang saat belajar, para pemula itu sebenarnya bukan membuat kesalahan. Tapi lebih pada ketidaktahuan perihal bagaimana teknik latihannya. Sehingga dalam proses latihan tidak maksimal
"Contoh, berlatih fisik teater tidak sama seperti latihan fisik tari yang semua tubuh harus bergerak dinamis. Namun cukup berlatih sesuai kebutuhan peran saja. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk berlatih fisik tidak perlu lama karena ada yang perlu dilatih lainnya selain fisik," jelas Turah.
Bagi siapapun yang sedang belajar teater, Turah berpesan untuk mempersiapkan diri masing-masing, baik itu fisik atau mental.
"Dan jangan pernah takut salah. Semua ada proses menuju lebih baik. Jadikanlah teater ruang bermain dalam diri kalian," pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy