Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

DPRD Pertanyakan Laporan Penggunaan Anggaran Covid Rp 247 Miliar

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 9 Juni 2020 | 21:17 WIB
Bupati Karanganyar memberikan BLT dana desa kepada masyarakat terdampak Covid-19, beberapa waktu lalu.
Bupati Karanganyar memberikan BLT dana desa kepada masyarakat terdampak Covid-19, beberapa waktu lalu.
KARANGANYAR – DPRD Karanganyar menyorot refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 yang disebut-sebut mencapai Rp 200 miliar. Sebab, hingga saat ini belum ada laporan yang transparan.

“Ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang sambat, anggaran refocusing itu digunakan untuk apa? Kami sejauh ini juga belum mengetahui, anggaran itu parkir di mana dan dikelola siapa,” jelas anggota Komisi D DRPD Karanganyar Endang Muryadi.

Politisi PDI Perjuangan itu hanya mendapatkan informasi bahwa sebagian anggaran Covid-19 senilai Rp 18 miliar digunakan untuk pemberian paket sembako. Kemudian untuk dinas kesehatan Rp 7 milliar, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar sekitar Rp 3 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar Kurniadi Maulato menjelaskan, laporang penggunaan dana refocusing untuk penanganan korona sudah dilaporkan ke badan anggaran DPRD, bukan kepada anggota dewan secara keseluruhan.

“Semua sudah kami laporkan. Hanya saja, sesuai aturan, memang dilaporkan ke level pimpinan dewan, bukan ke semuanya (anggota dewan),” jelasnya.

Sebab itu, jika anggota dewan ingin mengetahui detail laporan anggaran Covid-19, bisa bertanya kepada unsur pimpinan dewan. Kurniadi memastikan penggunaan dana tepat sasaran.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo menuturkan, berdasarkan laporan yang dia terima, anggaran refocusing untuk penanganan Covid-19 terkumpul Rp 247 miliar. Namun, saat ditanya laporan penggunaan dana tersebut, ketua DPC PDIP Karanganyar itu mengaku belum mengetahuinya.

"Besarnya memang segitu (Rp 247 miliar), tapi yang dilaksanakan (digunakan) berapa, sampai saat ini belum tahu pasti. Pengelolaannya ada di badan keuangan daerah karena itu anggaran bantuan tak terduga," urainya. (rud/wa/ria)  Editor : Perdana Bayu Saputra
#laporan penggunaan #bkd karanganyar #DPRD Karanganyar #anggaran covid-19