Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Temuan Mayat di Jalur Lawu merupakan Pendaki yang Hilang Asal Kemuning

Perdana Bayu Saputra • Senin, 6 Juli 2020 | 16:49 WIB
Tim gabungan relawan memastikan mayat yang ditemukan merupakan pendaki Lawu yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Tim gabungan relawan memastikan mayat yang ditemukan merupakan pendaki Lawu yang sebelumnya dilaporkan hilang.
KARANGANYAR – Temuan sesosok mayat di jalur pendakian Gunung Lawu kawasan Geger Boyo, Senin (6/7), dipastikan merupakan pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban atas nama Andi Sulistyawan, 18, asal Kemuning, Ngargoyoso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, sebelumnya korban mendaki Gunung Lawu bersama lima pendaki lainnya melalui jalur Cemoro Sewu, Magetan. Korban dilaporkan hilang pada Minggu (5/7) dini hari di kawasan dekat Hargo Dalem.

Teman satu rombongan sudah mencoba mencari. Namun tidak ada hasil. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor ke basecamp Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang.

"Korban saat itu diminta temannya untuk mengantar buang air, Setelah teman cewek kembali dari buang air, korban sudah tidak ada. Lantaran curiga, teman-teman korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut," kata anggota Anak Gunung Lawu Budi Santoso saat ditemui di Pos AGL, Senin.

Mendapat laporan tersebut, tim dari AGL, relawan Paguyuban Gunung Lawu, Basarnas serta relawan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur langsung melakukan penyisiran. Hingga akhirnya mereka menemukan sesosok mayat di bawah jalur pendakian Geger Boyo.

"Tim sudah mendapati korban di jurang bawah Geger Boyo sedalam kurang lebih 7 meter. Dipastikan korban adalah Andi Sulistyawan, yang menggunakan sejumlah pakaian yang seelumnya disebutkan oleh teman-temen korban," papar Budi.

Sementara itu, Komandan Tim Operasi SAR Gunung Lawu Andris Dwi Prasetya mengatakan, sebelumnya tersiar kabar di masyarakat jika ada dua kejadian di Gunung Lawu, yakni adanya temuan sesosok mayat dan pendaki yang hilang. Dia mengonfirmasi, kejadian yang benar adalah adanya pendaki hilang yang kemudian ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

"Hanya satu kejadian. Awalnya dikabarkan ada orang hilang, kemudian ada kabar lagi penemuan jenazah. Saat kita kroscek ternyata orang yang meninggal itu adalah orang yang hilang. Yakni Andi Sulistyawan, warga Kemuning, Ngargoyoso," jelas Andris.

Korban meninggal diduga karena mengalami hypotermia saat melakukan pendakian ke puncak Gunung Lawu. "Ada 50 anggota yang sudah melakukan proses evakuasi. Dan jenazah sudah kita amankan untuk dibawa turun," paparnya.

Menurut informasi, korban sebelumnya melakukan pendakian ke puncak Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu bersama lima temannya pada Sabtu (4/7) sore. Sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak, korban bersama lima temannya mendirikan tenda di Hargo Dalem. Minggu (5/7) dini hari, korban diketahui keluar dari tenda dan tak kembali, hingga akhirnya dilaporkan hilang oleh teman-temannya. (rud/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#temuan mayat #gunung lawu #jalur pendakian #anak gunung lawu #pendaki hilang #geger boyo