Penjaga minimarket Juniar, 31, mengatakan, saat kejadian dia bersama rekannya Eko Rahmad, 21, mendapat jadwal jaga malam lantaran toko buka 24 jam. Pukul 02.20, datang dua laki-laki. Satu orang mengenakan penutup kepala, sedangkan seorang lagi pakai topi dan masker.
Sampai di depan kasir, seorang pelaku langsung menodongkan benda seperti senjata api ke Juniar. Sedangkan pelaku lain mengacungkan senjata tajam ke arah Eko Rahmad.
“Pelaku sempat melepaskan satu tembakan ke arah meja kasir. Sambil mengancam dengan senjata, saya diminta menunjukkan brankas (tempat penyimpanan uang, Red),” ujar Juniar usai diperiksa di Polsek Kebakkramat, kemarin (17/12).
Karena takut terjadi sesuai yang buruk, Juniar pun menuruti perintah pelaku. Setelah membuka brankas, pelaku menguras seluruh uang di dalamnya dan memasukkan ke dalam ransel yang sudah mereka siapkan. Jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga meminta kedua penjaga toko menunjukkan lokasi digital video recorder (DVR) yang terkoneksi dengan CCTV di toko tersebut. Sambil mengancam kedua penjaga toko, pelaku kembali melepas dua tembakan ke atap.
“Saya bilang DVR-nya itu ada di depan, tapi pelaku malah menembakkan peluru ke atas, dan bilang kalau DVR biasanya disimpan di belakang. Sambil menodongkan pistol, saya disuruh menunjukkan DVR itu,” terangnya.
Setelah berhasil mengambil DVR, kedua pelaku langsung kabur. Sementara kedua penjaga toko karena masih syok sempat terdiam di dalam toko sampai memastikan kondisi benar-benar aman. Baru setelah itu, keduanya melaporkan ke pengelola minimarket dan diteruskan lapor ke Polsek Kebakkramat.
“Sempat mau saya kejar. Tapi saya takut ditembak. Akhirnya pilih di dalam toko sampai situasi benar-benar aman,” ujarnya.
Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi melalui Kasat Reskrim AKP Tegar Satria membenarkan ada laporan soal perampokan di salah satu minimarket di Kebakkramat. Saat ini, tim reskrim bersama gabungan dari sejumlah jajaran lain sedang melakukan penyelidikan dan memeriksa lokasi dan sejumlah saksi.
“Beberapa saksi saat ini sudah kami periksa. Kami di-backup tim Polda Jateng sedang menyelidiki ini. Ini menjadi atensi kami agar kasus segera terungkap,” tegas Tegar. (rud/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra