Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Viral, Sumber Air Api Dukuh, Karangayar Diserbu Ribuan Pengunjung

Perdana Bayu Saputra • Senin, 22 Maret 2021 | 22:49 WIB
Pengunjung penasaran dengan fenomena sumber air api di Dusun Dukuh, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
Pengunjung penasaran dengan fenomena sumber air api di Dusun Dukuh, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)







KARANGANYAR – Viralnya sumber air api tang berada di Dusun Dukuh, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo menarik perhatian warga untuk datang dan melihat langsung. Tak hanya dari Karanganyar, pengunjung dari Sukoharjo, Boyolali, Sragen hingga Wonogiri berduyun-duyun datang untuk menyaksikan keanehan sumber air tersebut.













Diketahui, sumber air api tersebut merupakan bekas sisa pengeboran program pembangunan sumur dari Pemkab Karanganyar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar pada Januari 2020 lalu.

Kepala Desa Krendowahono Syarif Hidayat, mengungkapkan, selama dua hari ini, selain warga Gondangrejo, ribuan pengunjung terlihat datang melihat langsung. Rupanya mereka ingin membuktikan sendiri, apakah fenomena tersebut benar atau tidak. Bahkan, beberapa warga yang berasal dari luar daerah tersebut juga sempat mencoba untuk mematikan dan menyalakan korek api di sumber air tersebut.

Melihat antusiasme pengunjung, pemerintah desa berencana elakukan pengembangan sumber air api tersebut. Yakni dengan melakukan pembangunan lokasi sumber air api menjadi objek wisata yang layak. Sehingga nantinya juga bisa membangkitkan perekonomian warga Dusun Dukuh yang selama ini terbilang masih terbelakang.

“Dusun ini jarang ada orang yang berkunjung ke sini. Dengan adanya ini (sumber air api), otomatis nanti akan kita rancang. Agar wilayah ini bisa menjadi kunjungan masyarakat. Rencananya akan kita jadikan sebagai salah satu wisata kesehatan. Ini baru kita rancang dengan pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten,” ucap Syarif.

Diketahui, sumber air api tersebur berada di lahan pekarangan milik salah satu warga, Solihin. Untuk itu, kata Syarif, pemerintah desa juga akan membahas rencana pengembangan tersebut dengan pemilik lahan. Apakah nanti akan dikelola oleh pemerintah desa melalui Bumdes atau ada opsi lainnya.

“Kita rencanakan butuh sekitar Rp 500 juta untuk mengembangkan sarana dan prasarananya. Belum nanti untuk akses jalan menuju lokasi. Nanti kami akan koordinasikan dengan pemerintah kabupaten, untuk pembangunan akses jalannya. Karena dari jalan utama cukup jauh dan akses jalan juga sudah mulai rusak,” papar Syarif. (rud/ria)





(rs/rud/per/JPR)




Editor : Perdana Bayu Saputra
#viral #karanganyar #dukuh #sumber air api #objek wisata