Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko melalui Kaur Bin Ops (KBO) Iptu Anggoro Wahyu mengungkapkan, penutupan gerbang tol Gondangrejo dilakukan usai rapat koordinasi (Rakor) bersama pengelola tol dan Ditlantas Polda Jawa Tengah terkait hasil evaluasi mobilitas di jalan tol Jawa Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar.
”Jadi karena mobilitas di sana sangat minim dibanding dengan gerbang tol lainnya seperti Kebakramat dan Colkmadu, maka kami putuskan untuk ditutup total selama 24 jam,” terang Anggoro, kemarin (22/7).
Lebih lanjut Anggoro menambahkan, selama masa PPKM level 3 di Karanganyar hingga Minggu (25/7) mendatang, pihaknya tetap memberlakukan jalur esensial dan kritikal terhadap kendaraan yang melintas melalui gerbang tol Ngasem, dan Klodran, Colomadu, serta Kebakramat.
”Tiga gerbant tol itu masih dioperasikan. Namun kendaraan yang masuk atau melintasi harus sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan, semua harus lengkap persyaratanya,” imbuhnya.
Kasat Lantas Polres Karanganyar mengungkapkan, petugas yang sebelumnya berjaga di gerbang tol Gondangrejo akan ditarik dan diperbantukam untuk menjaga tiga gerbang tol lainnya.
”Mereka (anggota,Red) kami tarik. Kemudian langsung diperbantukan ke tiga pos lainnya,” singkatnya.
Di sisi lain, penutupan Jalan Lawu Kota Karanganyar masih dilanjutkan hingga PPKM berakhir. Begitu pula dengan penutupan flyover Palur Jaten masih ditutup. (rud/adi) Editor : Damianus Bram