Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

2.000 KPM di Karanganyar Kembalikan BST dari Kemensos, Ada Apa?

Syahaamah Fikria • Jumat, 13 Agustus 2021 | 05:27 WIB
ANTRE: Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Karanganyar, beberapa waktu lalu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
ANTRE: Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Karanganyar, beberapa waktu lalu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KARANGANYAR – Sebanyak 2.000 (KPM) di Karanganyar mengembalikan bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Alasannya karena sudah mentas dari kemiskinan, meninggal hingga menerima dobel bantuan.

Kepala Kantor Pos Kabupaten Karanganyar Sigit Sutendi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu data riil jumlah BST yang dikembalikan dari pendamping desa.

”Belum semuanya mengumpulkan. Info sementara saat ini kurang lebih mencapai 2.000 an penerima BST yang dikembalikan,” terang Sigit, Kamis (12/8).

Sigit menambahkan, BST yang sebelumnya telah dicairkan pada Juli – Agustus sebesar Rp 600 ribu. Yang dikembalikan adalah mereka yang sudah meninggal, warga yang sudah mampu, dan warga yang sudah mendapatkan dobel bantuan, baik itu bantuan langsung tunai (BLT) maupun bantuan pangan nontunai.

”Beberapa kategori nggak dikembalikan. Seperti warga yang sedang merantau. Tapi kalau masa bayarnya masih aktif, nanti kami akan ajukan agar diblokir dari kementerian,” imbuhnya.

Data dari Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, sampai Februari terdapat 21.961 warga yang mendapatkan bantuan tersebut. Sebelumnya terdapat sekitar 4.784 warga yang tidak menerima bantuan, kemudian berkurang menjadi 17.637 warga pada April.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar Gunarto mengaku, wewenang mengembalikan BST berada di pihak kantor pos selaku penyalur bantuan.

Pihaknya hanya menerima laporan dan data dari kementerian. Jika ada yang dobel ataupun meninggal, bantuan tersebut kembali ke kas negara.

”Kami juga menunggu hasilnya dari kantor pos, iya hampir mencapai 2000-an warga yang tidak mendapatkan. Dan bantuan tersebut kembali,” tandasnya.

Sekadar informasi, penyaluran bantuan yang bersumber dari Kemensos ini berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (rud/adi)

  Editor : Syahaamah Fikria
#BST #Bantuan Sosial Tunai #kemensos #kpm #kpm kembalikan bst