Sesuai jadwal, RaJa Mangkunegara ini akan dimakamkan pada Hari Minggu pukul 10.00 WIB dengan menggunakan tata cara adat Jawa. Jenazah nantinya akan di makamkan di komplek Kadaton bersama dengan Raja-Raja Mangkunegara sebelumnya seperti Mangkunegara IV, V, VII dan Mangkunegara VIII.
Menurut Wedhono Satrio yang ditugaskan untum mengurusi makam Astana Girilayu, KRMT Lilik Priharso Tirto Diningrat, sesuai dengan tradisi Jawa memang pemakaman tidak bisa dilakukan hari ini dan nantinya almarhum akan diinapkan terlebih dahulu di Pura Mangkunegaran.
"Pemakamannya ya seperti pemakaman biasa, hanya saja nanti ada upacara adat Jawa. Dan saya akan menjadi senopatinya, untuk meminta palilah atau petunjuk dari pangeran sesepuh disana sebelum di berangkatkan kesini (Astana Girilayu-Red)," terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Untuk diketahui, KGPAA Mangkunegara IX merupakan putra laki-laki kedua dari Mangkunegara VIII ini. Pada masa remajanya, ia bernama Pangeran Kusuma, dan dikenal dengan sebutan "Gusti Jiwo.
KRMT Lilik mengatakan, sesuai tradisi, prosesi pemakaman akan dilakukan secara berurutan mulai dari barat ke timur. Makam KGPAA Mangkunegara IX akan bersebelahan dengan makam Mangkunegara VIII
"Beliau sempat berpesan kalau untuk cungkupnya itu terbuka, dan itu atas pilihannya sendiri. Nanti untuk makam istri juga akan di persiapkan. Ukuran juga seperti makam jenazah pada umumnya. Hanya cungkupnya nanti dibangun harus ada terasnya," jelasnya.
Menurut informasi komplek makam Astana Girilayu, merupakan makam untuk raja sampai dengan anak-anaknya. Sedangkan untuk cucu dan kerabat, dimakamkan disejumlah tempat lain. (rud/dam) Editor : Damianus Bram