KARANGANYAR – Kecelakaan maut terjadi di jalan Mojogedang – Karangpandan, tepatnya di Desa Tohkuning, Karangpandan, Karanganyar, Senin (11/10) siang sekitar pukul 15.00. Kecelakaan antara motor Kawasaki KLX dengan truk itu memakan korban seorang anggota ikatan bidan Indonesia.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, sepeda motor KLX itu dikendarai Tito Yoga Priangga, 27, warga Jati, Masaran, Sragen. Tito memboncengkan teman perempuannya, yakni Anisa Dwi Yanuarti, 28, warga Mantingan, Jawa Timur, yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu.
Salah seorang saksi, Agus Karel mengatakan, saat itu pengendara Kawasaki KLX yang belum diketahui secara jelas nopolnya tersebut, berjalan dari arah Karangpandan menuju Mojogedang.
Saat sampai di lokasi kejadian yang merupakan jalan tikungan, pengendara motor diduga berjalan terlalu ke kanan karena hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, tak disangka ada truk bernopol AD 1393 VF yang melaju dari arah berlawanan.
Tak ayal, motor KLX langsung menabrak yang dikemudikan Sumarno, 45, warga Ngargoyoso, Karanganyar itu. Mengenai bumper truk bagian depan, seketika pengendara motor KLX terjatuh.
“Persisnya saya kurang tahukarena saat sampai lokasi sudah banyak orang. Infonya memang saat itu pengendara sepeda motor berniat untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Karena posisi jalan berkelok, dan pengendara berjalan terlalu ke kanan, pengendara motor itu menabrak truk. Motor kemudian terpental, yang laki-laki mengalami luka di wajah, sedangkan yang perempuan (pembonceng) mengalami luka pada bagian kepala,” ucap Agus.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko melalui Kanitlaka Ipda Sukarno Yudo Tamtomo, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung melakukan proses penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan sopir truk.
“Dari laporan yang kami terima, pengendara sepeda motor berjalan terlalu ke kanan, korban meninggal satu orang. Saat ini, baik pengemudi truk dan saksi sudah kita amankan bersama barang buktinya,” singkat kanitlaka. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria