Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Isoter Gedung Wanita Karanganyar Resmi Ditutup

Damianus Bram • Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:30 WIB
DIBONGKAR: Personel BPBD Karanganyar mengemasi tempat tidur isolasi di Gedung Wanita Karanganyar, kemarin (20/10). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
DIBONGKAR: Personel BPBD Karanganyar mengemasi tempat tidur isolasi di Gedung Wanita Karanganyar, kemarin (20/10). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KARANGANYAR Tempat isolasi terpusat (isoter) Gedung Wanita Karanganyar mulai dikosongkan, kemarin (20/10). Sebanyak 100 tempat tidur yang sebelumnya dipakai pasien isolasi Covid-19, dibongkar. Gedung tersebut akan dipakai untuk pameran hasil pertanian maupun produk UMKM dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-104 Kabupaten Karanganyar.

Pengosongan dilakukan oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar. Tak hanya tempat tidur, tenda di halaman gedung wanita yang selama ini digunakan untuk standby relawan Covid-19 ikut dibongkar.

”Hari ini kami bongkar untuk tempat tidurnya. Nanti setelah ini disimpan di gudang di wilayah Bejen, Karanganyar. Di samping saat ini sudah tidak ada lagi yang dirawat di Isoter, penyebaran kasus sudah mulai menurun. Ya semoga nanti tidak ada lagi yang menjalani isoter,” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar Bagoes Darmadi.

Bagus mengaku, isoter Gedung Wanita didirikan sejak Agustus lalu. Pada September sempat terisi puluhan pasien positif Covid-19. Pasien terakhir bahkan sudah dipulangkan akhir September lalu.

”Karena BOR (bed occupancy rate) di rumah sakit juga sudah mulai kosong, sementara isoter juga kosong. Jadi biar digunakan untuk acara lain,” ucap Bagoes.

Sementara dua isoter lain yakni Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan dan SMP Kerjo tetap dipertahankan sementara waktu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta Gedung Wanita segera disterilkan karena akan digunakan untuk pameran hasil pertanian dan UMKM pada Kamis (18/10) mendatang.

”Harapan kami, dengan adanya pameran itu nanti bisa mengangkat perekonomian petani dan UMKM. Makanya lokasi kita tentukan di Gedung Wanita, karena lokasinya memang representatif untuk gelaran pameran,” papar bupati. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#bupati karanganyar juliyatmono #Isoter Gedung Wanita Karanganyar Kosong #BPBD Karanganyar #Isoter Gedung Wanita Karanganyar Resmi Ditutup