Kegiatan tersebut sekaligus rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-104 Kabupaten Karanganyar. Kepala Dispertan PP Karanganyar Siti Maesaroh menuturkan, pameran tersebut merupakan salah satu cara memulihkan perekonomian masyarakat di masa pandemi.
"Pandemi mulai surut. Kita harus bangkit, berkarya lagi untuk memulihkan ekonomi." Ungkapnya, Jumat (19/11).
Petani dan pelaku UMKM sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Terbukti, jumlah pendaftar peserta pameran membeludak. Namun, karena harus menjaga jarak, diberlakukan pembatasan pendaftar.
Tercatat sebanyak 100 stan memeriahkan pameran itu. Rinciannya, 50 stan di dalam ruangan yang menampilkan produk binaan dinas perdagangan, dan lainnya di halaman gedung merupakan produk binaan pertanian, tanaman, dan hewan.
Panitia pameran Budi Sutrisno menuturkan, selain pameran, kegiatan diisi dengan pojok vaksinasi bagi pengunjung yang belum melakukan vaksin.
Produk yang ditampilkan merupakan produk unggulan, mempunyai keunikan, serta digemari masyarakat. Di antaranya buah-buahan.
Junarto, tim produksi bibit buah-buahan mengatakan, produknya telah diekspor ke Jepang dan Tiongkok.
Produk unggulan lainnya yakni dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) berupa domba yang berasal dari Belanda. (mg1/mg6/wa/dam) Editor : Damianus Bram