Camat Tawangmangu Agus Dwitanto mengatakan, kepadatan pengunjung yang datang ke Tawangmangu sudah terlihat sejak Sabtu hingga Minggu (24-25/12). Beberapa kendaraan, baik dari dalam maupun luar kota terlihat sudah menuju ke sejumlah lokasi wisata di Tawangmangu.
“Ramainya itu sudah kemarin, tapi kami bersama dengan tim dari Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Tawangmangu tetap mengawasi prokes,” ujarnya.
Beberapa pengelola wisata maupun penginapan dan hotel telah diberi peringatan agar mereka bisa memberikan edukasi kepada pengunjung. Terutama kepatuhan dalam penerapan prokes. Ini demi mencegah penularan Covid-19.
Ada beberapa lokasi wisata di Tawangmangu menjadi jujugan wisatawan. Seperti jalan tembus, kemudian Bukit Sekipan, dan kawasan wisata di Cemoro Kandang dan menjadi salah satu alternatif wisatawan untuk menikmati liburan.
“Grojogan Sewu juga ramai, tapi biasanya pagi sampai sore hari saja. Kalau malam ya beberapa resto atau penginapan di kawasan jalur tembus. Kondisinya selama dua hari ini ramai lancar, dan belum ada laporan kejadian,” ujar Agus.
Kondisi yang sama juga terlihat di sejumlah lokasi wisata di kawasan Ngargoyoso dan Jenawi. Beberapa lokasi wisata di wilayah tersebut juga tampak ramai dikunjungi oleh wisatawan. Bahkan beberapa ruas jalan menuju dua lokasi tersebut sempat terjadi kemacetan.
Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Nardi mengatakan, selama dua hari liburan Natal, jumlah pengunjung di Candi Cetho tercatat rata–rata tembus 700 pengunjung.
“Kalau ramai atau tidak, ya biasa saja. Dari kemarin sama, kalau dibanding dengan hari libur ya ada sedikit penambahan kunjungan,” singkatnya. (rud/bun/ria)
Editor : Syahaamah Fikria