”Itu belum dilakukan apa-apa, sosialisasi pun juga belum untuk rencana penutupan perlintasan sebidang tersebut. Karena dulu pak Bupati sempat menolak. Kemudian kami juga mengharapkan agar perlintasan di Dagen itu juga bisa diperlebar,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar Sri Suboko, kemarin.
Mantan camat Jumapolo tersebut mengungkapkan, pemerintah kabupaten mengharapkan agar ada akses lain yang dibangun oleh PT KAI untuk masyarakat yang melintas dari arah Karanganyar menuju ke Sragen.
”Selama ini kan baru akses Solo – Karanganyar, yang Karanganyar ke Sragen atau sebaliknya kan juga belum. Kalau mengandalkan di perlintasan Dagen, itu terlalu sempit. Padahal banyak kendaraan besar keluar masuk melintas di perlintasan Dagen itu,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya, pihak dari PT KAI sebelumnya merencanakan akan melakukan penutupan arus lalu lintas di bawah fly over Palur. Lantaran dirjen sebelumnya memiliki program penutupan terhadap perlintasan sebidang untuk keselamatan perjalanan KA maupun masyarakat.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menolak penutupan lantaran akan berdampak besar terhadap masyarakat di wilayah Karanganyar dan Sukoharjo.
”Kami mengharapkan agar ada solusi yang tepat, jangan hanya asal tutup. Terus terang kami tidak akan setuju, karena itu nanti akan menjadi masalah. Jalan tersebut merupakan pintu masuk ke Karanganyar, kalau ditutup nanti bagaimana,” terang Bupati. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram